Mahasiswa Asal Konkep Bakal Pamerkan Budaya Sultra ke Thailand

Keterangan Gambar : Mahasiswa UMY Asal Konkep, Oktaviani (Foto: IST)

KONAWE KEPULAUAN – Oktaviani, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) asal Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang mengikuti ajang pertukaran pemuda di Negara Thailand.

Program pertukaran pemuda yang bernama Saudara Satu Negara itu bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan memahami kebutuhan kaum muda untuk menjadi pemimpin yang efektif dalam masyarakat yang beragam budaya.

Oktaviani mengatakan, bahwa program pertukaran pemuda saudara satu negara ini akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand pada 20 – 23 Februari 2020. Di Bangkok, ia akan memperkenalkan budaya-budaya Sulawesi Tenggara.

“Saya akan mempresentasikan soal budaya Sultra disana (Thailand, red), karena ini juga merupakan program pertukaran budaya di dunia internasional,” ujar mahasiswa semester 5 Jurusan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini, Jumat (20/12/2019).

“Saya juga akan memperkenalkan objek-objek wisata Konkep di Thailand, semoga mereka tertarik untuk jalan-jalan ke Pulau Wawonii,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konkep, Muhammad Yani menjelaskan pihaknya mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh mahasiswa asal Pulau Wawonii yang berhasil lolos mengikuti program pertukaran pemuda ke Negara Thailand. Kata dia, Bupati Konkep Amrullah ikut berbangga atas prestasi yang diraih putra daerahnya itu.

“Pak Bupati saat mendengar informasi ada mahasiswa asal Konkep ini, beliau sangat terharu dan bangga sekali, semoga ini memberikan pengaruh besar terhadap mahasiswa Wawonii lainnya untuk mengambil inspirasi,” kata Muhammad Yani.

Lanjutnya, atas prestasi yang diraih putri daerah asal Desa Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara ini maka Bupati Konkep Amrullah memberikan apresiasi dalam bentuk dukungan anggaran secara pribadi kepada Oktaviani selama mengikuti program pertukaran pelajar di Thailand itu. “Saat mendengar informasi ini, Pak Bupati langsung tanya berapa anggaran yang dibutuhkan, akan kita siapkan,” jelasnya.

Kadis Pendidikan ini berharap, agar jejak prestasi Oktaviani ini diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lain di Konkep. Selain itu, prestasi ini akan menjadi motivasi tersendiri buat Oktaviani sehingga perjuangan-perjuangan selanjutnya dapat semakin percaya diri.

“Walaupun berasal dari daerah yg terpencil, berasal dari keluarga pas-pasan, ini tentu tidak menjadi halangan kita dalam menuju kesuksesan,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *