Kader HMI Dipukul, KOMANDO Minta Tangkap dan Penjarakan Pelaku

Keterangan Gambar : Logo KOMANDO Baubau

BAUBAU – Korps Mahasiswa Nasional Demokrasi (KOMANDO) Kota Baubau meminta tangkap dan penjarakan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang diduga melakukan tindakan represif terhadap Kader HMI Cabang Baubau.

Soal tindakan represif terhadap Kader HMI Baubau, kecaman datang dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Baubau. Salah satunya, Korps Mahasiswa Nasional Demokrasi (Komando) Kota Baubau yang menyatakan sikap mengutuk keras tindakan yang diduga dilakukan oknum Satpol-PP atas pengeroyokan seorang kader HMI usai melakukan Gerak Jalan Indah (GJI) di Kota Baubau.

Ketua Umum Komando, Muladi Faoka menjelaskan bahwa tindakan represif tersebut merupakan tindakan yang diduga kerap kali dilakukan oleh oknum Satpol-PP. Hal itu, diduga diakibatkan karena kurangnya kemampuan dalam berkomunikasi sehingga Satpol-PP Baubau diduga selalu menggunakan tindak represif dalam melakukan pengamanan kegiatan.

“Pengeroyokan salah satu kader HMI menunjukan kebobrokan dari seorang pemimpin yang tidak membekali anggotanya dengan ilmu-ilmu komunikasi yang baik. Bukan pertama kali, oknum dari Satpol-PP diduga kerap bersikap represif apabila melakukan pengamanan terutama kepada mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi,” ujar Muladi pada Sabtu (17/8/2019).

Menurut Muladi, bahwa oknum yang melakukan pengeroyokan harus ditindak sesuai jalur hukum yang berlaku. Tidak ada alasan untuk melegitimasi pelanggaran hukum tersebut. Pemerintah Daerah harus tegas dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Apapun alasan atas tindak represif Satpol-PP tetap tidak dibenarkan, tangkap dan penjarakan oknum yang melakukan pengeroyokan,” tambahnya.

Selain itu, kata Muladi, Komando Baubau juga meminta kepada pemerintah daerah agar mencopot Kasatpol-PP Kota Baubau serta oknum yang terlibat dalam tindak pengeroyokan tersebut.

Laporan: Irfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *