Industri Pengolahan Kelapa Dibangun di Konkep, Bakal Rekrut Ratusan Karyawan

Keterangan Gambar : Ilustrasi

KONAWE KEPULAUAN – Selain menggenjot pembangunan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep) juga menggenjot sektor perekonomian melalui Industri Kecil Menengah (IKM).

Besarnya potensi tanaman kelapa di Pulau Wawonii sangat direspon baik oleh pemerintah setempat. Pemda Konkep berhasil meyakinkan pemerintah pusat melalui Kementerian Perindustrian RI untuk menghadirkan Industri Kecil Menengah pengelolaan kelapa.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Konkep, Sudirman mengungkapkan, tahun 2020 ini dibangun 5 (lima) gedung IKM yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Targetnya, 5 gedung industri perusahaan pengolahan kelapa tersebut tuntas akhir tahun.

“Itu sementara dikerjakan termasuk pengadaan mesin pengolahan kelapa menjadi aneka produk kerajinan dan minuman kemasan,” ungkap Sudirman, Selasa (29/9/2020) kemarin.

Pembangunan Gedung IKM ini, lanjut Sudirman, dimulai sejak sebulan lalu. Saat ini sudah tahap pemasangan pondasi, untuk bahan lainnya dipesan di Surabaya seperti atap dan rangka baja.

“Ada lima fungsi mesin produksi yang akan beroperasi nantinya, masing-masing memproduksi kopra putih, tempurung kelapa menjadi briket, sabuk kelapa menjadi tali dan keset kaki, batang kelapa menjadi meubel dan kerajinan tangan lainnya, serta air kelapa diproduksi menjadi air minum kemasan,” jelasnya.

Kata Sudirman, tahun 2021 nanti Pemda Konkep akan mengalokasikan anggaran pengelolaan air limbah, pagar keliling, pengelolaan air bersih termasuk penataan jalan lingkungan dalam kawasan industri.

Selain itu, menurut Sudirman, industri pengolahan kelapa ini akan merekrut ratusan tenaga kerja. Dalam satu produk nantinya membutuhkan minimal 50 karyawan. Namun karena baru tahap awal, setelah beroperasi nanti diperkirakan membutuhkan 200 orang karyawan dari 5 unit mesin produksi tersebut.

“Untuk pemasok bahan bakunya semua nanti Badan Usaha Milik Desa akan diberdayakan,” tutupnya.

Laporan: Jubirman

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *