Rifqi Siap Perjuangkan Talud Pemecah Ombak dan Pembangunan Gedung SMA Mosolo

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Sultra, Rifqi Saifullah Razak Saat Reses di Desa Sinar Masolo Didampingi Kepala Desa Sinar Masolo, Kepala Desa Mosolo, dan Kepala SMAN 2 Wawonii Tenggara

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Daerah Pemilihannya (Dapil) nya, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Rifqi Saifullah Razak, ST melakukan reses di Desa Sinar Masolo Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Kamis (01/10/2020).

Usai memberikan sambutan, satu per satu warga menyalurkan aspirasinya ke Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sultra tersebut. Warga menyoroti beberapa hal diantaranya seperti apa progres pengaspalan jalan yang berstatus jalan provinsi sejauh 26 Km itu.

Dalam kesempatan tersebut, Rifqi mengaku ruas jalan yang berstatus jalan provinsi terus diupayakan untuk dituntaskan pengaspalannya. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra telah menggelontorkan dana sebesar Rp 4.8 Miliar untuk pengaspalan ruas jalan sejauh kira-kira 1,8 Km.

“Alhamdulillah untuk jalan provinsi, kita dapat Rp 4.8 Miliar untuk pengaspalan sekitar 1,8 Km,” ujar Rifqi.

Yang pastinya, lanjut Rifqi, sebagai perwakilan Konkep yang duduk di kursi DPRD Provinsi Sultra dirinya tetap akan memperjuangkan agar ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sultra dapat segera dilakukan pengaspalan.

Selain itu, Rifqi juga menanggapi aspirasi warga Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara yang menginginkan agar dibuatkan talud pemecah ombak di sepanjang wilayah garis pantai dari Desa Mosolo hingga ke garis pantai Desa Sinaulu Jaya. Pasalnya, tiap musim timur warga yang mendiami pesisir pantai tersebut selalui dihantui ancaman bencana ombak yang bahkan sesekali menghantam rumah warga.

“Saya sudah survei, garis pantai Mosolo Raya ini sekitar 1,2 Km panjangnya. Ini akan menjadi prioritas saya untuk wilayah Mosolo Raya, saya akan perjuangkan aspirasi ini,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Rifqi juga mendapat apresiasi dari warga yang telah berhasil mengupayakan sehingga kini izin operasional SMAN 2 Wawonii Tenggara telah keluar. Namun kata Rifqi, ini semua berkat usaha dan perjuangan bersama serta doa dari seluruh warga sehingga SMA di Mosolo Raya dapat diizinkan operasionalnya.

“Alhamdulillah izin operasionalnya sudah keluar untuk SMA Mosolo, di pembahasan anggaran perubahan ini saya akan suarakan lagi ke DPRD agar dibangun gedungnya, targetnya tahun 2021 gedung SMAN 2 Wawonii Tenggara ini sudah bisa dibangun,” jelasnya.

Untuk diketahui usai melakukan reses, Rifqi yang didampingi Kepala Desa Mosolo, Kepala Desa Sinar Masolo, perwakilan kepala Desa Sinaulu Jaya, Kepala SMAN 2 Wawonii Tenggara bersama warga melakukan peninjauan lokasi pembangunan gedung SMAN 2 Wawonii Tenggara di Desa Sinaulu Jaya dan juga meninjau kondisi garis pantai Mosolo Raya untuk dibuatkan talud pemecah ombak.

Laporan: Jubirman

Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *