Cegah Stunting, Pemda Buton Beri Makanan Tambahan Anak Usia Dini

Keterangan Gambar : Suasana Pemberian Makanan Tambahan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Bersama Bunda PAUD

BUTON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton melalui Dinas Pendidikan melaunching Program Makanan Tambahan bagi anak PAUD dengan tema “Anak Sehat Generasi Cerdas Indonesia maju” di Halaman TK Kombeli, Kelurahan Kombeli Kecamatan Pasarwajo, Senin (7/8/23) Pagi.

Hadir pada kegiatan ini, Bunda PAUD Kabupaten Buton, Deysi Natalia Rompas Basiran, SH, PLT Kepala Dinas Pendidikan Buton Jufri, S.Kom, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Buton yang diwakili oleh Kapus, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB yang diwakili Kabid Ketahanan dan Kesejahtraan Keluarga Astri,S. ST., M.Kes, Lurah Kombeli La Nurumai, S.IP, serta Ibu PKK Kelurahan Kombeli.

Dalam sambutannya, Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Jufri, S.Kom, M.Si mengatakan, kegiatan ini sudah 2 tahun diselenggarakan sejak 2022 hingga 2023 ini. Ada program yaitu penanganan penurunan stunting, dimana pendidikan ikut terlibat juga dalam rangka penanganan stunting yang ada di Kabupaten Buton.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, terkhusus anak anak PAUD di Kelurahan Kombeli tingkat gizinya dan kesehatannya meningkat,” ujar Jufri.

Lebih lanjut, Jufri menjelaskan, di Kabupaten Buton ini melalui silabus ada 23 TK yang tersebar di 7 kecamatan, sasarannya itu ada 933 anak didik. Kebetulan di Kecamatan Pasarwajo, salah satunya TK PAUD di Kelurahan Kombeli wilayah kerja Puskesmas Banabungi.

“Mudah-mudahan dengan program kegiatan makanan tambahan anak-anak PAUD ini bisa memberi gizi yang seimbang, untuk program kemajuan kualitas pendidikan anak-anak PAUD Kabupaten Buton dan jangka panjangnya adalah menyiapkan mereka menuju Indonesia emas tahun 2045,” jelasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Buton Deysi Natalia Rompas Basiran, S.H menghaturkan ucapan terimakasih kepada Dinas Pendidikan melalui Bidang PAUD yang telah mengadakan kegiatan ini. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala Sekolah PAUD Kelurahan Kombeli.

“Anak-anak kita itu di TK PAUD kalau tidak salah dari umur 3 tahun sampai 6 tahun, maka cara mendidiknya tidak bisa main-main, harus ada ilmunya, di TK PAUD ini diajarkan belajar sambil bermain, tidak hanya bermainnya tapi juga belajarnya, bagaiman ketika mereka belajar mungkin ada yang main-main disitulah kesabaran ibu-ibu diuji, disitulah dilihat tingkat kesabaran guru dan orang tua,” katanya.

Bunda PAUD Buton itu berharap, agar guru-guru yang masih berstatus tenaga non ASN diupayakan agar berstatus ASN.

“Kalau bisa ditingkatkan jadi ASN, supaya enak kontribusinya, sebab guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ucapnya.

Pada kesempatan ini juga, Bunda PAUD Kabupaten Buton menyempatkan untuk mengajar sekaligus bermain bersama anak-anak PAUD di Kelurahan Kombeli.

Untuk diketahui, kegiatan launcing ini ditandai dengan pembagian makanan tambahan kepada anak-anak PAUD, pengukuran lingkar kepala, lengan baju, penimbangan berat badan, dan pengukuran tinggi badan.

Laporan: Akbar

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *