Musrenbang di Lasusua, Bupati Kolaka Utara Dorong Perencanaan Prioritas dan Terukur

Keterangan Gambar : Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar dalam Musrenbang Tingkat Kecamatan di Lasusua

KOLAKA UTARA — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kolaka Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Kabupaten Kolaka Utara) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Musrenbang yang dilakukan ini pada tingkat kecamatan yang meliputi wilayah Lasusua, Katoi, dan Kodeoha. Kegiatan tersebut dipusatkan di salah satu hotel di Lasusua, Jumat (13/2/2026).

Musrenbang dihadiri langsung oleh Bupati Kolaka Utara Nurrahman Umar, didampingi Sekretaris Daerah Kolaka Utara Muhammad Idrus serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara. Hadir pula unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, kepala desa, serta aparat desa dari tiga kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun ini dirancang dengan pola lima titik lokasi. Strategi tersebut bertujuan untuk menyelaraskan usulan pembangunan antarwilayah sekaligus menciptakan ruang diskusi yang lebih fokus dan mendalam.

“Pembagian Musrenbang dalam lima titik dimaksudkan agar usulan pembangunan lebih sinkron, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ungkap Bupati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bappeda beserta seluruh tim atas terlaksananya kegiatan tersebut. Bupati mengakui bahwa keterbatasan waktu membuat dirinya tidak dapat menghadiri seluruh rangkaian Musrenbang di setiap titik, karena harus menjalankan tugas penting di Jakarta.

Menurutnya, Musrenbang memiliki peran strategis dalam menghimpun aspirasi masyarakat secara menyeluruh agar perencanaan pembangunan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dan berkeadilan. Hal ini menjadi fondasi penting dalam penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.

“Perencanaan pembangunan harus selaras dengan visi daerah, tidak parsial, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di setiap wilayah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar setiap usulan pembangunan berorientasi pada kebutuhan prioritas masyarakat serta sejalan dengan kebijakan nasional.

Pemerintah daerah, kata dia, telah menetapkan lima fokus utama pembangunan, mulai dari peningkatan pelayanan dasar, penanggulangan kemiskinan dan stunting, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, tata kelola pemerintahan, hingga pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran, Bupati juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memahami situasi fiskal daerah. Ia mengungkapkan bahwa terjadi penurunan kapasitas anggaran daerah yang cukup signifikan akibat kebijakan pemerintah pusat.

Kondisi ini menuntut kita untuk lebih cermat dalam menyusun perencanaan. Semua usulan tetap dicatat, namun harus diprioritaskan sesuai kemampuan keuangan daerah, ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan harus melalui mekanisme perencanaan yang jelas dan tidak menabrak aturan. Menurutnya, tidak ada lagi ruang bagi kegiatan yang tidak terencana karena berpotensi menimbulkan risiko hukum.

Sebagai penutup, Bupati mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif berdiskusi dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas dibandingkan kepentingan sektoral.

“Mari kita rumuskan program yang realistis, terukur, dan benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat Kolaka Utara,” pungkasnya.

Dengan mengucapkan basmalah, Bupati secara resmi membuka Musrenbang tingkat kecamatan Tahun Anggaran 2027 untuk wilayah Lasusua, Katoi, dan Kodeoha.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *