KENDARI – Rifqi Saifullah Razak setiap tahunnya selalu turun menyentuh masyarakat melalui program-program kemanusiaan yang ia lakukan seperti program RSR Berbagi.
Program RSR berbagi tersebut sudah berjalan kurang lebih 5 tahun mulai tahun 2020 setelah ia diamanahkan menjadi Anggota DPRD Provinsi Sultra Tenggara (Sultra), yang bekerjasama dengan Bupati Konkep, Ir. H. Amrullah, MT. Sampai saat ini program RSR berbagi tersebut masih terus mengalir.
Jenis Program RSR berbagi yang ia lakukan setiap tahunnya adalah pembagian sembako kepada Lansia maupun janda Lansia dan bantuan Pendidikan kepada mahasiswa yang tidak mampu yang tidak tidak tercover Beasiswa Wawonii Cerdas. Bantuan tersebut Ia dan Amrullah salurkan menggunakan dana pribadinya.
Rifqi Saifullah Razak mengatakan, bantuan pendidikan RSR Berbagi yang berkerja sama dengan Bupati Amrullah, sudah berjalan sejak tahun 2020 dan berlangsung sampai saat ini.
““Alhamdulillah penyaluran bantuan pendidikan dari saya pribadi dan Pak Bupati ini, sudah berjalan selama 5 tahun. Kalau Estimasi gaji sesuai janji Pak Bupati itu selesai dari tahun 2020 yang lalu, tetapi sebagai komitmen saya dan Pak Bupati untuk tetap dilanjutkan sampai saat ini,” ucap Rifqi saat dikonfirmasi Senin (28/10/2024).
“Saat ini, mahasiswa yang tidak mendapatkan beasiswa Wawonii Cerdas yang saya bantu sebanyak 43 orang mahasiswa dari berbagai desa dan kecamatan se Konkep. Masing-masing mahasiswa saya bantu Rp 1 juta untuk kebutuhan pendidikannya,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Mahasiswa Konkep, Iman Irawan yang berasal dari Desa Lawey Kecamatan Wawonii Selatan menghaturkan terimakasih kepada Rifqi Saifullah Razak atas bantuan yang diberikan kepadanya.
“Bantuan yang diberikan ini akan saya gunakan dengan sebalik-baiknya terutama untuk keperluan perkuliahan saya,” ungkap Iman Irawan mahasiswa jurusan Agribisnis dari Universitas Muhammad Kendari itu.
Ucapan terimakasih pula disampaikan oleh Mahasiswa dari Langara Kecamatan Wawonii Barat, Siti Maimunah Ilhas. Ia mengatakan, bantuan pendidikan dari program RSR berbagi itu dipergunakan untuk biaya penyelesaian studinya.
“Kendala saya sehingga tidak tercover beasiswa Wawonii Cerdas karena sudah lewat semester. Bantuan pendidikan ini saya gunakan untuk bisa melanjutkan pendidikan saya dan untuk keperluan penyelesaian studi saya di perguruan tinggi,” ucap Mahasiswa jurusan Antropologi UHO itu.
Dani Mirsad, mahasiswa dari Desa Tombaone Mecamatan Wawonii Utara juga salah satu mahasiswa Konkep yang mendapatkan bantuan pendidikan dari program RSR berbagi. Ia tidak tercover beasiswa Wawonii Cerdas karena sudah semester 11 sehingga tidak bisa mengurus lagi beasiswa Wawonii Cerdas walaupun ia sangat membutuhkan dana untuk penyelesaian studinya.
“Alhamdulillah, adanya bantuan pendidikan ini saya akan gunakan dengan baik, untuk keperluan penyelesaian studi dalam hal ini Print dan keperluan administrasi pada penyelesaian studi,” ucap Dani Mahasiswa jurusan Sosiologi dari UHO.
Laporan : Jarman Alkindi























Tinggalkan Balasan