KENDARI – Lagi, salah seorang penumpang Kapal Feri Bahteramas rute penyeberangan Kendari – Langara mengeluhkan pelayanan yang diduga buruk terjadi di di Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Kendari Wawonii.
Penumpang berinisial MA (31) tersebut mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari salah satu petugas ASDP saat hendak melakukan penyeberangan ke Langara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Jumat (1/4/2022).
Kronologisnya, sekitar Pukul 08.00 Wita pagi MA mengantri tiket mobil untuk menyeberang ke Langara. Ia berhasil mendapatkan tiket mobil nomor urut 4. Namun ironisnya, mobil milik MA ditahan dengan dalih ada mobil barang yang didahulukan masuk.
“Tadi jam 8 lewat saya mengantri tiket mobil untuk nyebrang ke Konkep, Alhamndulillah saya dapat tiket urutan ke 4, pas mau masuk ke dalam kapal fery ada sala satu petugas ASDP yang menahan mobil saya dengan dalih bahwa ada mobil barang yang memuat barang di kapal,” ujar MA kepada Potretsultra.com.
Beberapa selang kemudian, saat MA hendak masuk lagi, petugas Pelabuhan tersebut menahan lagi dengan alasan mobil barang mau keluar. Namun saat MA memaksa masuk ternyata mobilnya tidak bisa dimasukkan karena alasan kapasitas kapal full.
“Setelah itu saya paksa masuk ternyata mobil saya tidk bisa masuk ke kapal karena sudah full. Ini kok begini pelayanannya,” keluhnya dengan nada kesal.
Untuk diketahui, pelayanan yang kurang menyenangkan ini juga sebelumnya dialami oleh salah seorang penumpang kapal feri bahteramas saat hendak menuju Kendari dari Langara. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 9 Maret 2022 lalu, tepatnya Pukul 09.22 Wita.
Saat media ini menghubungi pihak kapal Feri Bahteramas Kendari-Langara, pihaknya berdalih mengenai hal tersebut mestinya komunikasi ke petugas loket. Karena petugas yang berada di kapal hanya menerima muatan sesuai kapasitas.
“Baiknya konfirmasi ke petugas loket, kami di kapal hanya menerima muatan sesuai kapasitas/tempat yang ada, kalau tempat yang ada sudah ngga bisa lagi muat kendaraan, ga mungkin kami paksakan, sehubungan dengan keselamatan dan keamanan,” ucapnya.
Laporan: Redaksi






















Tinggalkan Balasan