Berhasil Poles Wisata Desa, Kades Bahari Tiga di Busel Raih Penghargaan

Keterangan Gambar : Bupati Busel, La Ode Arusani (Kiri) Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan ke Kades Bahari Tiga, Tasman (Kanan)

BUTON SELATAN – Wisata kapal boti di atas bongkahan batu Pantai Lagunci yang terletak di Desa Bahari III Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan (Busel) berhasil memikat hati para pengunjung.

Wisata yang belum lama diresmikan beberapa bulan lalu itu langsung diserbu para wisatawan lokal maupun luar wilayah Kabupaten Busel. Tiap hari wisata yang memiliki panorama indah tersebut selalu dipadati pengunjung. Maka tak heran jika Kepala Desa (Kades) yang menggagas ide membuat kapal boti di atas bongkahan batu tersebut diganjar penghargaan.

Kades Bahari III, Tasman, S.Pd mendapat penghargaan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Busel melalui Dinas Pariwisata sebagai Kades kreatif se-Buton Selatan. Ia diganjar penghargaan karena berhasil memoles indah Pantai Lagunci dengan ide kreatifnya membuat kapal boti di atas bongkahan batu.

Selain Desa Bahari III, desa lain yang ikut mendapatkan penghargaan yakni Desa Wawoangi Kecamatan Sampolawan dan Desa Lapara Kecamatan Siompu. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Busel, La Ode Arusani, Kamis (31/3/2022) Kemarin.

Kepada Potretsultra.com, Kepala Desa Bahari III, Tasman menjelaskan, penghargaan yang diterimanya dari Pemda Busel itu atas kategori kepala desa kreatif dalam mengembangkan desa wisata. Ada 3 desa yang dijanjar penghargaan karena berhasil mengembangkan wisata di desanya dengan sangat kreatif melalui Dana Desa.

“Kami didaulat sebagai Kades kreatif dalam mengembagkan desa wisata se se Kabupaten Buton Selatan,” ungkap Tasman.

Usai mendapat penghargaan, Tasman mengaku semakin terinspirasi untuk lebih kreatif lagi dalam mengembagkan konsep desa wisata di wilayah otoritanya. Ia akan terus memoles wisata Pantai Lagunci lebih cantik lagi.

“Intinya harus tingkatkan lagi kreatifitas lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga di setiap tahunnya ada perubahan wajah wisata pantai lagunci. Dengan itu, para pengunjung akan meningkat dan perekonomian desa juga meningkat pula,” ucapnya.

Kades yang sedang melanjutkan studi S2 di Universitas Halu Oleo (UHO) itu berharap agar Pemda Buton Selatan terus mensuport desa-desa potensial wisata agar mengembangkan konsep kepariwisataan di desanya. Selain sektor wisata, lanjut Tasman, Busel juga diharapkan dapat menjadikan sektor perikanan sebagai program utama. Karena Buton Selatan memiliki potensi besar di sektor wisata dan perikanan.

“Harapannya yaitu Pemda lebih fokus pengembangan wisata, budaya dan perikanan, sebagai program utama, karna busel itu merupakan kabupaten yang punya potensi hal itu. Sehingga tinggal dipoles sedikit saja, maka kita akan mampu bersaing dengan pariwisata nasional yang lainnya,” harapnya.

Laporan: Man

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *