KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Watuondo, Kecamatan Wawonii Timur Laut, patut menjadi teladan dalam efisiensi birokrasi dan transparansi anggaran.
Pasalnya Tak butuh waktu lama setelah Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2026 cair, Pemdes Watuondo langsung bergerak cepat menyalurkan hak masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Kepala Desa, Mursalin, sebanyak 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Balai Desa Watuondo, Kamis (14/5/2026).
Usan sapaan akrabnya mengatakan, besaran tiap bulan penerima BLT yakni Rp, 250.000. Jumlah tersebut kata dia, sesuai kesepakatan hasil musyawarah desa (Muedes) penetapan beberapa waktu lalu.
“Jadi, total yang kami salurkan di DD tahap satu ini adalah untuk enam bulan. Setiap KPM membawa pulang Rp 1.500.000 tanpa potongan,” ujar Mursalin.
Langkah cepat ini bukan sekadar mengejar target, lanjut Mursalin mengatakan, melainkan bentuk komitmen keterbukaan anggaran. Proses penyaluran turut dikawal ketat oleh pihak Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa dan masyarakat.
Mursalin merincikan bahwa realisasi anggaran ini berasal dari 40% pagu Dana Desa Watuondo tahun 2026 yang telah cair.
“Total Dana Desa kita tahun ini Rp 238.845.000, dan yang cair untuk tahap pertama ini sebesar Rp 95.538.000,” jelas pria yang juga dikenal sebagai pemegang Sabuk Hitam DAN III Kukkiwon tersebut.

Suasana Musdes Desa Watuondo
Tak hanya memperhatikan KPM, Pemdes Watuondo juga memastikan kesejahteraan para penggerak kesehatan desa. Bersamaan dengan penyaluran BLT, honor kader Posyandu untuk periode Januari hingga Juni juga telah dibayarkan lunas.
Mursalin berharap dengan hak yang sudah ditunaikan lebih awal, performa pelayanan masyarakat di desa bisa meningkat tajam.
“Semua insentif sudah kami tunaikan. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi para kader untuk tidak menjalankan kewajibannya dengan maksimal,” tegas mantan Pj Kepala Desa Wawolaa tersebut.
Laporan : Jarman Alkindi






















Tinggalkan Balasan