KONAWE KEPULAUAN – Bagi petani, alat-alat pertanian berupa penyemprot hama benar-benar sangat dibutuhkan untuk memberantas hama dalam meningkatkan produksi pertanian.
Hal ini disadari penuh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rifqi Saifullah Razak atau akrab dengan akronim RSR. Atas dasar aspirasi masyarakat saat melakukan reses tahun 2020 lalu, Rifqi kini datang untuk merealisasikan harapan warga tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sultra itu melakukan kegiatan serah terima alat pertanian berupa alat penyemprot hama yang bertempat di Balai Desa Labeau, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini antusias dihadiri warga yang tergabung dalam beberapa kelompok tani sebagai penerima bantuan yang tersebar di wilayah Kecamatan Wawonii Utara.
“Ini merupakan aspiasi masyarakat di Labeau Raya saat kami laksanakan reses masa sidang ke 3 tahun 2020 yang lalu, dan Alhamdulillah bisa kita reaslisasikan pada APBD perubahan tanun 2021 ini,” ujar Rifqi usai menyerahkan bantuan.
RSR berharap dengan adanya alat-alat pertanian berupa penyemprot hama ini dapat memacu para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertaniannya.
“Saya sangat berharap dengan adanya bantuan alat semprot hama ini, masyarat di Labeau Raya yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini bisa terbantu meningkatkan produktivitas pertanian mereka,” harapnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut pula dihadiri Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Ir. H. Amrullah, MT. Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bumi Kelapa itu menjelaskan pentingnya ada keterwakilan daerah yang duduk di kursi DPRD Provinsi. Hal itu dapat dilihat dengan banyaknya program-program yang turun ke daerah melalui sentuhan APBD Provinsi.
“Inilah baiknya jika kita memiliki perwakilan di DPRD Provinsi Sultra. Alhamdulilllah telah kita saksikan kerja nyata dalama berbagai sektor baik dari sektor pertanian maupun sektor-sektor lainnya,” ucapnya.
Selain itu, Amrullah juga menyampaikan, melalui keterwakilan di DPRD Provinsi, Konkep keciprat dana dari APBD Provinsi Sultra sebesar Rp. 8 Miliar untuk pengaspalan ruas jalan.
“Untuk masyarakat Wawonii Tengah dan Wawonii Selatan, atau warga Wawonii Tenggara yang lewat jalur selatan, Alhamdulillah dengan adanya keterwakilan kita dia bisa perjuangkan pengaspalan jalan yang nilainya Rp 8 Miliar,” jelasnya.
Di sektor pendidikan, lanjut Amrullah, dibangunnya Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 2 Wawonii Tenggara di Mosolo melalui dana APBD Provinsi Sultra juga merupakan buah dari upaya dan perjuangan Rifqi Saifullah Razak.
“Kemudian masyarakat Wawonii Tenggara, akui atau tidak, bisa dia perjuangkan pembangunan SMA,” tambahnya.
Laporan: Said






















Tinggalkan Balasan