25 Guru Honorer SD di Konkep Resmi Ikut Program SGI

Keterangan Gambar : Suasana Pembukaan Pelatihan Program Sekolah Guru Indonesia (Foto: IST)

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Sebanyak 25 guru honorer SD se Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mengikuti program Sekolah guru Indonesia (SGI) Master Angakatan 44.

Mereka adalah peserta yang terpilih setelah mengikuti seleksi berkas, wawancara dan microteaching. Sekolah Guru Indonesia merupakan organisasi pengembangan kepemimpinan guru di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa yang memiliki komitmen untuk memberi kontribusi aktif dalam perbaikan pendidikan melalui cara-cara keindonesiaan.

Hal tersebut bertujuan melahirkan ketokohan guru pemimpin yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik, dan jiwa kepemimpinan. Kegiatan ini resmi dimulai dengan diadakannya Studium Generale yang mengangkat tema “10 Kepemimpinan Guru Indonesia” yang diselenggarakan di Aula SMPN 1 Wawonii Barat beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dikbud Konkep, Umaryadi, S.Pd., M.Pd berharap, dengan diadakannya SGI Master Teacher ini, para guru dapat terus mengembangkan kompetensinya dan dibagikan ke guru-guru lain.

“Para guru diharapkan mampu mengembangkan ilmu pemebelajarannya di kelas dan dapat dibagikan kepada guru lain agar kompetensinya berkembang,” ujar Umaryadi.

Selain itu, turut hadir tamu undangan lainnya yang memberikan sambutan yaitu Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sultra yang diwakili oleh Hasmin Roy, S.Pd., M.Pd. Kata dia, kedepan Dompet Dhuafa Sultra akan menyalurkan programnya di Kabupaten Konawe Kepulauan melalui relawan Dompet Dhuafa.

“Kami kedepan akan membuat program-program dari Dompet Dhuafa, diharapkan ada relawan Dompet Dhuafa yang bisa kita berkolaborasi atau bahkan melalui peserta SGI Master Teacher ini yang nantinya akan menjadi Aktivis SGI,” kata Hasmin.

Sementara itu, Penanggung Jawab Program ini, Nardis, S.Pd., M,Pd yang juga berperan sebagai  Trainer/Pemateri. Dia menjelaskan, program SGI Master Teacher ini berbentuk pelatihan yang dikemas seperti perkuliahan. Peserta  akan mengikutinya selama 3 bulan, mulai dari bulan September hingga wisuda bulan Desember Nanti.

“Kegiatan ini Gratis diberikan kepada para guru bahkan diberikan tunjangan insentif di tiap bulannya. Ini adalah salah satu bentuk komitmen dan kepedulian Dompet Dhuafa yang menyalurkan dana zakat di bidang Pendidikan melalui Sekolah Guru Indonesia,” jelas Nardis.

Laporan: Jarman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *