Wakil Bupati Konkep Dinilai Ingkar Janji

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Konkep Andi Muhammad Luthfi

KONKEP – Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Andi Muhammad Luthfi dinilai ingkar janji kepada Rakyat Wawonii Menggugat (RWM).

Dalam rilisnya, Tim Mediator RWM Dani Kaimuddin pada Jumat (27/9/2019) kemarin mengaku sebelumnya sempat dijanji oleh Wakil Bupati Konkep untuk mempertemukan 25 tokoh masyarakat dari Wawonii dengan Gubernur Sultra Ali Mazi terkait penolakan pertambangan.

Janji yang diingkari itu, menurut Dani, diumbar oleh Andi Luthfi saat sejumlah warga Konkep berunjuk rasa di kantor Bupati Konkep pada Selasa (10/9/2019) lalu. Katanya, saat itu orang nomor dua di Konkep ini sempat berjanji bakal mempertemukan 25 tokoh masyarakat Wawonii dengan Ali Mazi. Namun ternyata itu hanya janji belaka.

Bahkan lanjut Dani, Wabup Konkep itu juga kembali berjanji kepada masyarakat Wawonii saat tim Monev dari kementerian datang ke Desa Sukarela Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara pada Rabu (18/9) tang lalu. Namun lagi-lagi itu pun diingkari.

“Saat tim monitoring dan evaluasi dari Direktorat Jendral Pengelolaan Ruang Laut bertandang ke Rokoroko Kecamatan Wawonii Tenggara, beliau juga berjanji akan mempertemukan kami dengan Gubernur Ali Mazi tanggal 25 September 2019, tapi itu diingkari,” ujarnya.

Saat Selasa (24/9/2019) yang lalu, ujar Dani, 25 tokoh masyarakat Wawonii berangkat menuju Kota Kendari. Namun saat tiba di Kendari Wabup Konkep sulit ditemui.

“Kami dan 25 orang tokoh ini berangkat ke Kendari tanggal 24 September 2019 via kapal Fery siang. Setibanya di sana kami coba komunikasi dengan pak Wakil katanya tunggu saya masuk Kendari, tapi tidak sempat ketemu. Bahkan kita ke rumah beliau tapi yang bersangkutan sedang tidak di rumah, katanya lagi di hotel Imperial hadiri pelantikan ketua DPRD Konkep definitif,” jelasnya.

Karena Ketua DPD Partai Nasdem Konkep itu tak kunjung ditemui, sambung Dani, 25 tokoh masyarakat Wawonii terpaksa pulang kembali ke Konkep dengan hanya membawa ‘harapan palsu’ dari Wabup. Sehingga janji dipertemukan dengan Gubernur Sultra tak kunjung terealisasi.

“Jika demikian, kami menilai bahwa Wabup Konkep tidak ada keseriusan menerima aspirasi rakyat yang menolak kehadiran tambang di Pulau Wawonii,” tandasnya.

Laporan: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *