Tingkatkan Kualitas SDM, Pemda Konkep akan Salurkan 4.000 Buku di 2 Pojok Baca

Keterangan Gambar : Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Konkep Ahmad Nur (Foto: Jarman)

KONAWE KEPULAUAN – Masyarakat yang cerdas dan berwawasan luas tidaklah terwujud dengan serta merta, melainkan lahir melalui proses pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan proses belajar dan membaca.

Terkait dengan hal itu, sebelumnya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah telah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) telah membagun 3 pojok baca dan 7 Perpustakaan Desa yang tersebar di 7 Kecamatan bersumber dari anggaran Dana Aloaksi Umum (DAU) tahun 2022.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Konkep Ahmad Nur, S.Sos., M.Ap mengatakan dalam minggu ini, akan menyalurkan 4.000 eksemplar kepada 2 (dua) Pojok Baca yakni Pojok Baca yang ada di Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara dan Pojok Baca yang ada di Desa Tangkombuno Kecamatan Wawonii Timur Laut.

“Alhamdulillah dua pojok baca tersebut sudah dijawab oleh pemerintah pusat dan bukunya sudah tiba di kantor, tinggal menunggu waktu persiapan administrasi dalam hal ini serah terima. Insya Allah dalam satu dua hari ini akan diserahkan ke pojok baca bersangkutan sebanyak 2.000 eksemplar dalam satu pojok baca, satu judul buku ada 3 eksemplar,” ungkap Ahmad Nur saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/08/2023).

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, kelengkapan pojok baca tersebut bersinergi dengan Pemerintah Pusat tentang pengisian buku-buku. Untuk pemerintah daerah itu hanya mengisi perabotan dalam hal ini Lemari, Meja, Kursi, Komputer, Televisi dan Parabola yang terintegrasi dengan aplikasi IWAWONII.

Ahmad juga mengatakan tahun ini sudah terjawab 5 Perpustakaan desa oleh pemerintah pusat sebanyak 2.000 eksemplar dalam setiap satu perpustakaan desa.

“Sebelumnya kedua pojok baca tersebut sudah di isi buku-buku diambil dari perpustakaan daerah yang sifatnya mobile berpindah-pindah setiap 6 bulan karena ada 7 perpustakaan desa yang akan diisi. Tahun depan akan dianggarkan biaya operasional berupa listrik dan alat tulis kantor (ATK) untuk keberlanjutannya,” ujarnya.

Ia berharap kepada rekan-rekan yang diamanahkan untuk menjaga pojok baca maupun perpustakaan desa agar bisa mengaktifkan pojok baca maupun perpustakaan desa yang telah dibagun dan selalu menjaga fasilitas yang telah disediakan. Karena setiap satu bulan dua kali  diprogramkan untuk agenda berkunjung di tiap-tiap pojok baca maupun perpustakaan desa.

Ahmad juga berharap, adanya Pojok Baca ini untuk membuka ruang-ruang literasi bagi generasi muda baik yang masih menempuh pendidikan maupun yang sudah tidak. Ataupun juga orang tua mencari informasi yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, perikanan dan informasi lainnya supaya bisa modern. Itulah salah satu program Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan sesuai visi dan misi besar Wawonii Bangkit.

“Pojok baca hadir untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses buku-buku bacaan, hal ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Daerah dalam menjawab Visi dan Visi Bupati yakni Wawonii Bangkit untuk  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia secara merata di seluruh Kabupaten Konawe Kepulaun,” pungkasnya. 

Laporan : Jarman

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *