KENDARI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari membuka ruang bagi orang-orang yang ingin mendalami ilmu ekonomi, sebagai satu-satunya kampus ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra).
STIE 66 Kendari telah membuka penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) untuk tahun 2025. Yang menarik adalah, kini kampus ekonomi bergengsi di Kota Kendari itu juga membuka program baru yakni, Rekognisi Pembelajaran lampau (RPL).
Program RPL merupakan sebuah pengakuan dari perguruan tinggi bagi calon-calon yang sudah berkegiatan di luar kampus, program tersebut di khususkan untuk bagi orang-orang yang telah memiliki pengalaman kerja.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I STIE Enam-Enam Kendari, Dr. Muh. Nur, SE, M.Si. Ia menjelaskan bahwa program RPL tersebut dibuka dan diperuntukkan bagi orang yang telah memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan jurusan yang akan dikuliahkan.
“Mahasiswa tersebut sudah punya pengalaman kerja, kemudian dibuktikan sertifikat ataupun penghargaan khusus, kemudian akan ditelusuri dan diwawancarai apakah bisa diakui sebagai sebuah mata kuliah yang disetarakan dengan jumlah SKS tertentu,” ujar Dr. Muh. Nur saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/06/2025).
Lebih lanjut, Muh. Nur menerangkan, karena dengan adanya pengakuan-pengakuan pengalaman dan prestasi mahasiswa di luar kampus tersebut, sehingga mata kuliah yang dibebankan bisa berkurang dan akan lebih cepat dalam proses perkuliahannya.
“Mata kuliah yang dibebankan bisa berkurang bisa sampai 50 persen dari jumlah SKS yang akan ditempuh di kampus, tetapi itu akan diperiksa di kampus, makanya mahasiswa yang mengikuti program RPL bisa menyelesaikan pendidikannya lebih cepat tergantung pengalaman kerjanya yang akan nantinya di konversi,” terangnya.
Meskipun mahasiswa tersebut akan menyelesaikan perkuliahan lebih cepat, tambah Muh. Nur, namun Skripsi bagi S1 dan Tesis bagi S2 tetap harus diselesaikan.
“Dalam proses penyelesaian studi, kalau S1 Skripsi itu tidak bisa di-RPL-kan dan S2 untuk tesis itu tidak bisa juga di-RPL-kan, penyelesaian studi ini harus diselesaikan, dan untuk KKL di STIE 66 juga harus diikuti,” katanya.
Terkait program RPL tersebut, Muh Nur menambahkan, STIE Enam-Enam Kendari memiliki tiga program studi antara lain, S1 Akuntansi, S1 Manajemen dan S2 Manajemen. Dari ketiga program studi tersebut, mahasiswa bisa memilih tergantung minatnya.
“Ketiga Prodi ini di STIE 66 Kendari telah mendapatkan sertifikat RPL. Kita sudah kantongi sertifikat RPL, artinya kita sudah bisa membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau bagi calon mahasiswa baru,” ucapnya.
Untuk pembayaran administrasinya, Dr. Muh. Nur mengatakan bahwa hal tersebut sudah dibahas oleh pihak kampus, pembayarannya kurang lebih sama dengan untuk yang sistem perkuliahan reguler. Namun ada sedikit penambahan anggaran, karena untuk biaya konversi mata kuliah.
“Pembayarannya kurang lebih sama dengan sistem reguler, tapi kemungkinan besar ada sedikit nilai lebihnya karena disitu ada biaya konversi,” pungkasnya.
Laporan: Jumrin






















Tinggalkan Balasan