Soal Omnibus Law, Jokowi Ingatkan: Jangan Susupi Kepentingan

Keterangan Gambar : Presiden RI Joko Widodo (Sumber: Akun Resmi FB Presiden Joko Widodo)

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo kembali angkat bicara soal penyusunan RUU Omnibus Law.

Kata dia, pada Januari 2020 nnati, pemerintah RI akan menyampaikan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ke DPR. “Untuk itulah, hari ini, saya menggelar rapat terbatas di Istana Bogor membahas penyusunan naskah akademik dan draf RUU tersebut,” ujarnya pada Jumat (27/12/2019) kemarin sebagaimana dikutip dari akun resmi Fanspage Facebook Presiden Joko Widodo.

Lanjut Jokowi, RUU ini adalah sebuah kerja besar menyelaraskan sejumlah undang-undang dan pasal menyangkut 11 klaster, yang melibatkan 30 kementerian dan lembaga.

“Satu hal saya ingatkan, RUU tersebut jangan sampai disusupi dengan titipan kepentingan yang tidak relevan dengan tujuan dibentuknya RUU ini,” tegasnya.

Jokowi juga mengatakan, pihaknya bakal membuka akses kepada publik seluas-luasnya sebelum RUU Omnibus Law ini diajukan ke meja DPR RI.

“Kita akan memberikan akses yang seluas-luasnya kepada publik sebelum mengajukannya ke DPR,” katanya.

Bersamaan dengan proses penyusunan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ini, tambah Jokowi, segenap jajaran terkait juga mempersiapkan regulasi turunan berupa rancangan Peraturan Pemerintah, revisi PP, maupun rancangan Peraturan Presiden.

Selain tentang Cipta Lapangan Kerja, lnjutnya, dua omnibus law lain yang akan diajukan ke DPR dalam waktu dekat adalah RUU Omnibus Law Perpajakan dan RUU Omnibus Law Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *