Seorang Wanita di Kendari Ditemukan Tewas di Dalam Mobil

Suasana Masyarakat yang Melihat Jenazah (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Suasana Masyarakat yang Melihat Jenazah (Foto: IST)

Potretsultra

KENDARI – Seorang wanita ditemukan tewas dalam mobil di depan Kantor BPJS Kesehatan Kelurahan Kemaraya Kota Kendari, Senin (10/09/2018).

Identitas korban diketahui bernama Wa Ode Sulusia kelahiran Tampo 23 Mei 1976 di Muna. Korban ditemukan dalam kondisi terbaring di mobil Avanza warna putih yang dikendarainya dengan nomor polisi
DT 454 NO.

Menurut keterangan saksi, La Sarlin (18) menjelaskan, awalnya pada Pukul 12.00 Wita dirinya sementara tidur tiba – tiba mendengar suara klakson mobil. Kemudian La Sarlin terbangun dan mengintip dari ventilasi jendela, lalu melihat satu unit mobil Avanza warna putih yang terparkir di tepi jalan depan rumah saksi.

“Saya melihat korban sedang melambaikan tangan sambil memegang dadanya ke arah seberang jalan seraya memanggil seseorang yang berada di seberang jalan, kemudian seorang laki-laki datang menghampiri korban selang beberapa saat laki-laki tersebut meninggalkan mobil korban dan masuk ke area kantor BPJS Kesehatan,” ucap La Sarlin.

Potretsultra

Lanjutnya, kemudian dirinya keluar rumah dan melihat korban berada di dalam mobil dalam kondisi terbaring mulut mengeluarkan darah. Selanjutnya La Sarlin memanggil saksi lainnya bernama Hikalton (28) dan memberitahukan perihal apa yang dilihatnya.

“Kemudian saya bersama Hikalton mendatangi TKP,” tuturnya.

Sekitar Pukul 12.20 Wita jajaran Polres Kendari bersama Polsek Kemaraya tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolsek Kemaraya, M Risal Syaril menjelaskan, penemuan jenazah seorang perempuan di dalam mobil Avanza di depan Kantor BPJS Kesehatan itu sementara dalam proses penyelidikan. Kata dia, untuk penanganan lebih lanjut mayat perempuan itu selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Sekitar Pukul 12.40 Wita mobil jenazah RS Bhayangkara tiba di TKP. Kemudian pada Pukul 13.13 Wita jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Laporan: Said

Potretsultra
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *