Rifqi-Farid Ekspose 100 Hari Kerja Nahkodai Konawe Kepulauan

Keterangan Gambar : Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST Didampingi Wabup Muhammad Farid, SE Saat Memaparkan 100 Hari Kerja

KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar acara Musrembang dirangkaikan dengan Ekspose 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Konkep periode 2025 – 2030.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST didampingi oleh Wakil Bupati Konkep Muhamad Farid, SE. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Bappeda Provinsi Sultra, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Konkep, Plt. Sekda Konkep, Forkopimda, para Staf Ahli, Asisten, dan seluruh Kepala OPD lingkup Konkep.

Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, ST dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan kepada stakeholder terkait dengan rancangan RPJMD agar diberikan masukan, kritik maupun saran untuk menyempurnakan rancangan RPJMD ini.

Berbagai isu pembangunan yang dihadapi,  diantaranya perekonomian global, kemiskinan, kualitas SDM, ketimpangan gender, pengangguran, digitalisasi, keberlanjutan lingkungan, ketahanan pangan, perubahan iklim, bahkan kemandirian fisikal daerah.

“Untuk menjawab isu-isu yang dimaksud visi yang diemban dalam 5 tahun kedepanya adalah Menuju Wawonii Emas yaitu konomi Maju, Adil dan Sejahtera Berkelanjutan,”ujarnya.

01 Konkep itu menjelaskan, visi tersebut dijabarkan dalam 5 misi dan 8 pilar Gerakan Membangun Wawonii Emas. Hal itu yang menjadi acuan dalam menyusun RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Konkep tahun 2025-2029.

Dalam kesempatan tersebut, Rifqi Saifullah Razak menyampaikan, beberapa hal terkait 100 hari pemerintahan pasangan Bersafari ini saat menahkodai Kabupaten Konawe Kepulauan.

Gerbang Wawonii Sehat

Dalam 100 hari kerja Gerbang Wawonii Sehat, Pemkab Konkep terus mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Pemkab telah menempatkan 1 bidan dan 1 perawat di setiap desa.

Selain itu, sebanyak 79 desa/kelurahan telah memiliki sarana pelayanan kesehatan. Selanjutnya 8.320 jiwa telah didaftarkan sebagai peserta JKN dan sudah 1.030 jiwa telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Saat ini juga Pemda Konkep sedang membangun Rumah Sakit Daerah tipe C,” ucapnya.

Gerbang Wawonii Cerdas

Sedangkan untuk Gerbang Wawonii Cerdas Berkeadilan, sebanyak 1.247 mahasiswa dan 75 orang tahfiz Al Quran telah diproses pembayaran bantuan beasiswanya. Selain itu, ada sebanyak 719 set bantuan pakaian dan perlengkapan sekolah gratis diperuntukkan ke Paud 124 set, SD sebanyak 336 set dan SMP 359 set. Ini diproritaskan untuk anak yang baru masuk sekolah dan kurang mampu secara ekonomi.

Gerbang Wawonii Beribadah

Gerakan ini dilakukan dengan pemberikan dana hibah Pembangunan masjid. Sebanyak 7 masjid yang diberikan dana hibah tersebut. Selain itu, Pemkab Konkep juga mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan aktivitas 15 menit sebelum waktu sholat untuk melakukan sholat berjamaah.

Gerbang Wawonii Produktif

Wawonii produktif diwujudkan dengan pengembangan petani milenial sebanyak 25 orang. Anak-anak milenial tersebut telah mengikuti pelatihan atau sekolah lapang yang terdiri atas petani nilam, petani hortikultura, peternak sapi, dan peternak ayamd broiler.

Selain petani milenial, Pemkab Konkep juga membentuk nelayan milenial sebanyak 336 orang. Semuanya telah mengikuti pelatihan khusus. Ada juga pemberdayaan usaha ekonomi perempuan, sebanyak 11 orang telah mengikuti pelatihan menjahit serta mendapat bantuan mesin jahit. Termasuk revitalisasi Pasar Langara juga menjadi bagian dari aktivitas 100 hari kerja.

Pada kesempatan ini, Rifqi juga memaparkan total PAD sampai pada 31 Mei 2025 sebesar Rp. 10,10 Miliar atau telah mencapai 50,7 persen dari yang ditargetkan. Sedangkan penerimaan pajak daerah sampai dengan Mei 2025 telah mencapai Rp.1,57 Miliar. Selanjutnya penerimaan retribusi daerah mencapai Rp. 1,47 Miliar.

Gerbang Wawonii Berbudaya

Untuk Gerakan membangun Wawonii berbudaya ini, Pemkab Konawe Kepulauan telah menetapkan pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah. Hal tersebut telah ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

Gerbang Wawonii Peduli Masalah Sosial

Gerakan ini meliputi penyerahan bantuan semabko sebanyak 1.300 keluarga penerima manfaat. Begitu pula Surat Edaran Bupati Nomor 100.3.4.2/1069/2025 tentang pengawasan anak pada jam belajar dan pembatasan aktivitas anak pada malam hari. Hal tersebut telah disosialisasikan di 7 kecamatan.

Gerbang Wawonii Peduli Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan

Hasil pembinaan ASN menunjukan bahwa tingkat kehadiran apel pagi dan apel sore meningkat sampai dengan diatas 80 persen. Hal yang sangat menarik, dalam kurun waktu 100 hari kerja, sebanyak 100 orang telah dijatuhkan hukuman berupa pemotongan TPP, 3 orang penundaan kenaikan gaji berkala, 1 orang pembebasan dari jabatan, 1 orang pemberhentian pembayaran gaji.

Selain itu, dalam rangka menunjang penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik juga ditingkatkan insentif RT, Bonto, dan guru ngaji, sesuai Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengalokasian Pengelolaan Dana Desa.

Gerbang Wawonii Peduli Keberlanjutan Lingkungan

Gerakan ini meliputi kegiatam pengelolaan sampah bernilai ekonomi dan kegiatan pembersihan lingkungan.

Laporan: Jarman

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *