Ridwan Bae: Bangga Sosok Irham, Surunuddin dan Arhawi Jayakan Golkar di Dapilnya

Keterangan Gambar : Ridwan Bae,bersama pengurus golkar Sultra saat merayakan Hari ulang tahun ke 55, bersamaaan penetapan pleno Bacakada ke 7 Kabupaten,di Sekertariat DPD I Golkar Sultra,Kamis, (17/10/2019) malam. (Foto:Ismed)

KENDARI – Ketua DPD I Golkar Sultra Ridwan Bae sangat bangga terhadap prestasi yang ditorehkan oleh ketiga kader Golkar terbaik yang bakal mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, yakni sosok Irham Kalenggo (Ketua DPRD Konsel), Surunuddin Dangga (Bupati Konsel), serta Arhawi  (Bupati Wakatobi) yang ketiganya berhasil menjayakan partai Golkar di Dapilnya.

Menurutnya, diantara 7 Kabupaten yang akan mengikuti kontestan demokrasi yang lebih membanggakanya yakni pertarungan dua kader golkar yang ada di Konsel. Dimana dua kader yang diusung adalah kader-kader terbaik yang memiliki prestasi terbaik.

“Sekaligus kondisi ini memusingkan saya karena kedua-duanya semua kader terbaik. Kader di Konsel dua-duanya memiliki prestasi yang luar biasa dan memiliki posisi yang sama. Mestinya Irham selaku Ketua Golkar Konsel harusnya jalan mulus.Tapi jangan lupa Surunuddin orang golkar dan incumbent. Sehingga dua hal ini kita bahas dan kita dudukkan dengan baik,” ungkap Ridwan usai pleno dan merayakan HUT ke 55 di Kantor Golkar Sultra, Kamis (71/10/2019) malam.

“Apakah keduanya kita akan lepas mereka untuk bersaing atau kita satukan, tapi nanti kita lihat kedepan,” sambungnya.

Beda halnya lagi di Kabupaten Wakatobi, lanjut Ridwan, yang mendaftar dua orang yakni Haliana dan Arhawi yang notabenenya incumbent dan dia merupakan Ketua DPD II Golkar di Waktobi yang sama juga memberi kontribusi luar biasa membawa dampak kejayaaan Partai Golkar disana .

Kalau di Wakatobi, Politis Golkar ini dapat menyakinkan Arhawi akan mengalami jalan tol. Pertimbangan Arhawi adalah ketua DPD II Golkar dan Incumbent. Selain itu dapat memberi kontribusi yang luar biasa buat partai Golkar.

“Bayangkan dari I kursi di Wakatobi menjadi 9 kursi saya pertaruhkan itu kepada ketua umum dan tim penjaringan di Jakarta, Arhawi untuk ditetapkan sebagai Calon yang diusung partai besutan Airlangga Hartarto tersebut,” katanya.

Ridwan bilang, agenda malam ini adalah rangkaian menerima laporan 7 daerah pemilihan di Sultra mulai dari Bakal Calon Kepala Daerah Wakatobi, Butur, Muna Konkep, Konut, Koltim dan konsel dan lengkap sudah selesai semua.

“Kami terima dengan baik dari 7 daerah ini hasil keputusan rapat kita adalah dua tahapan. Tahapan pertama syarat dari DPP itu Provinsi harus mengirim minimal 3 maksimal 5 calon yang ada,” terangnya.

Fakta yang terjadi di lapangan yang mendaftar semua daerah paling tinggi 5 calon minimal 2 calon. Dan 2 calon itu hanya di Konsel dan Wakatobi. Yang jelas 01 satunya 5 orang paling tinggi dan 2 orang paling rendah. Maka ada saran rapat waktu tadi bahwa kelimanya itu dikirim dan dipertimbangkan di DPP tanpa diseleksi diinternal DPD I.

Namun demikian Anggota DPR RI mengatakan akan diberi satu keputusan rapat lagi khusus DPD I dan Sekertaris bersama ketua Bapillu dan bertemu langsung kepada DPD II siapa-siapa yang mereka kehendaki dan diutamakan.

“Hal itu sebagai bentuk perjuangan kita dalam rangka memberikan keyakinan terhadap DPP. Bahwa calon yang diputuskan nantinya calon yang mengutungkan partai golkar, di kabupaten A misalnya adalah calon si A dan si B,” ucapnya.

“Karena semangat dari Partai Golkar adalah kita tidak semata-mata mengejar elektabilitas yang diutamakan calon yang diusung ini bisa bermanfaat bagi partai dan masyarakat luas,” jelas eks Bupati Muna ini.

Laporan: Ismed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *