KENDARI – DPD Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus untuk periode 2022 – 2026, Rabu (21/9/2022).
Pelantikan yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari itu turut dihadiri Anggota DPD RI dapil Sultra, Amirul Tamim dan Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Saleh. Tak hanya itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GPM, Arya Wedakarna juga ikut menghadiri pelantikan tersebut.
Ketua DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Sultra yang baru saja dilantik, Rendi Tabara mengaku siap membumikan ajaran Bung Karno di Bumi Anoa.
“Tentunya sebagai kader yang akan memimpin 4 tahun kedepan, kita akan kibarkan panji-panji marhaenis di Sultra. Kita akan terus mengawal untuk membumikan ajaran Bung Karno,” ujar Rendi.
Selaku pemuda marhaenis, Rendi memastikan akan selalu menyebarluaskan ajaran-ajaran Bung Karno ke seluruh wilayah pelosok Sultra. Ia juga mengajak organisasi-organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus agar tetap senantiasa menjaga keutuhan NKRI.
“Kami harapkan kelompok Cipayung Plus untuk bersama-sama berkolaborasi tetap menjaga keutuhan NKRI, dan tentu tidak melupakan marwah kami yang selalu menjaga ajaran-ajaran Bung Karno dan menyampaikannya ke seluruh pelosok-pelosok daerah di Sultra,” ucapnya.
Senada dengan itu, Sekjen DPP GPM yang juga Anggota DPD RI, Arya Wadakarna mengatakan, generasi Indonesia perlu bangga karena Bung Karno satu-satunya intelektual yang tidak hanya dimiliki Indonesia tetapi juga dimiliki dunia.
“Kita patut bangga, Bung Karno adalah satu-satunya sosok intelektual yang dimiliki dunia melebihi cita-cita Gadjah Mada,” kata Arya.
Menurut Arya, Bung Karno sangat memahami momen-momen yang tepat kapan saatnya menjadi seorang aktivis, kapan saatnya menjadi politisi, dan kapan saatnya menjadi orang yang berperan besar terhadap bangsa dan negara. Olehnya itu, ia mengajak para pengurus GPM Sultra agar terus membaca buku-buku atau referensi terkait biografi Bung Karno.
“Kita harus banyak membaca buku buku tentang Soekarno, salah satunya buku berjudul Di Bawah Bendera Revolusi,” jelasnya.
Menanggapi pelantikan DPW GPM Sultra, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh mengapresiasi semangat anak muda Sultra yang tergabung dalam gerakan pemuda marhaenis.
“Pemuda-pemuda itu harus bergerak, dia harus mengetahui kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya Sultra, dia harus hadir memberikan solusi, harus bernarasi gagasan sehingga akan menjadi program kita kedepan,” ujar politisi yang akrab disapa dengan akronim ARS itu.
Ia berharap gerakan pemuda marhaenis bisa dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Sulawesi Tenggara. “Selamat atas pelantikan ini, semoga Sultra semakin lebih baik kedepan,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi






















Tinggalkan Balasan