Rektor UIN Alauddin Marah, Minta Kasus Pabrik Uang Palsu Diusut Sampai ke Akarnya

Keterangan Gambar : Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis (Sumber: Akun Instagram Milik @hamdanjuhannis)

MAKASSAR – Peredaran uang palsu baru-baru ini kembali viral di media sosial. Polisi berhasil mengungkap sindikat pembuatan dan peredaran uang palsu yang diduga melibatkan pegawai kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Polisi telah menetapkan 17 tersangka dan menyita 98 item yang dijadikan sebagai barang bukti dari kasus sindikat pembuatan dan peredaran uang palsu. Dari 17 tersangka tersebut, 2 (dua) diantaranya merupakan pegawai bank dan 2 nama lainnya merupakan pegawai di Perpustakaan UIN Alauddin Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis mengaku geram dan marah terhadap dua oknum pegawainya yang diduga terlibat dalam kasus sindikat pembuatan dan peredaran uang palsu ini. Apalagi ternyata tempat yang menjadi pabrik uang palsu tersebut di Perpustakaan UIN Alauddin dengan menempati bekas toilet.

“Selaku pimpinan tertinggi UIN Alalauddin selaku rector saya marah, saya malu, saya tertampar, setengah mati kami membangun kampus, membangun reputasi Bersama pimpinan dengan sekejap dihancurkan,” ungkap Prof Hamdan Juhannis dalam keterangan persnya, Kamis (19/12/2024).

Prof Hamdan memberikan dukungan serius kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus sindikat pembuatan dan peredaran uang palsu ini sampai ke akar-akarnya.

“Saya hadir disini selaku Rektor UIN Alaudin Makassar, itu bukti nyata dukungan kami terhadap polisi untuk mengungkap kasus ini sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Sebagai langkah tegas, Prof Hamdan Juhannis telah mengambil sikap melakukan pemecatan terhadap dua oknum pegawai Perpustakaan UIN Alauddin Makassar yang diduga terlibat dalam kasus sindikat pembuatan dan peredaean uang palsu ini.

“Itulah sebabnya kami mengambil langkah setelah ini jelas, kedua oknum yang terlibat dari kampus langsung kami berhentikan dengan tidak hormat,” pungkasnya.

Redaksi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *