WAKATOBI – Prestasi membanggakan yang pernah diraih oleh Puskesmas Buranga Kecamatan Kaledupan Kabupaten Wakatobi.
Pasalnya fasilitas kesehatan yang berada diujung utara pulau Kaledupa tersebut berhasil menyandang status akreditasi tingkat paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada tahun 2024.
Akreditasi paripurna merupakan predikat hasil penilaian tertinggi yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi kepada Puskesmas.
Kepala Puskesmas Buranga, Laode Feldin Muliangi, SKM., M.Kes mengungkapkan, dengan menyandangnya status paripurna dari Kemenkes RI pada tahun ini, pihaknya akan terus berbenah dan berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesma Buranga, yakni 5 Desa 1 Kelurahan.
“Harapan kami ke depannya baik staf maupun seluruh unsur yang terlibat di dalam Puskesmas ini, mari tetap selalu mengedepankan mutu layanan, terutama mengenai tata kelola pelayanan tindakan preventif dan lain sebagainya,” ujar Laode Feldin, Senin (27/04/2024).
Lebih Lanjut Laode Feldin menjelaskan, terdapat beberapa indikator penilaian akreditasi diantaranya berdasarkan penilian fasilitas kesehatan serta standar dan mutu pelayanan yang berkesinambungan.
“Alhamdulillah Puskesmas Buranga telah memenuhi standar akreditasi yang mencakup aspek manajemen, pelayanan, program inovasi, serta sarana dan prasarana,” ungkapnya
“Karena dalam instrumen akreditasi yang dinilai itu berdasarkan dari semua faktor, mulai dari pelayanan, perencanaan, keuangan dan segala macam. Dengan adanya penilaian tersebut, alhamdulillah kita sudah mendapatkan lebih dari 80 persen penilaiannya,” tambahnya.
Laode Ferdi juga mengatakan, Puskesmas Buranga saat ini, memiliki beberapa fasilitas mulai dari pelayanan dasar seperti USG dan program inovasi Persalianan, dimana setiap pasien bersalin di Puskesmas Buranga tidak mesti repot untuk mengurus Akta Kelahiran (AK) dan Kartu Kelurga (KK).
“Puskemas Buranga sekarang ini, langsung terkoneksi dengan dinas Dukcapil sehingga hanya hitungan menit pasca persalinan, pasien tersebut telah mengantongi AK dan KK, tanpa mengarungi lautan lagi,” Terangnya.
Ia berharap, kedepannya Puskesmas Buranga dapat berbenah agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat semakin meningkat, serta dapat mengevaluasi segala kekurangan yang ada agar menjadi lebih baik lagi.
“Tetap membumi artinya tidak berpuas diri dengan hasil yang dicapai. Kita berharap ke depannya apa yang menjadi kekurangan bisa kita perbaiki dan apa yang menjadi kelebihan bisa terus ditingkatkan, sehingga mutu pelayanan prima bisa kita wujudkan dengan bekerja bersama,” pungkanya.
Laporan : Redaksi






















Tinggalkan Balasan