Presma UHO Minta Kapolda Baru Segera Tuntaskan Kasus Randi dan Yusuf

Keterangan Gambar : Presiden Mahasiswa UHO, Pandi Priyono

KENDARI – Hadirnya Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) yang baru, membuat banyak pihak berharap agar kasus yang belum terselesaikan segera dituntaskan.

Pasalnya, menurut Ketua BEM UHO Pandyi Priyono, sudah beberapa kali terjadi pergantian Kapolda baru di Sultra, nampaknya hanya menyisakan tumpukan kasus yang tak pernah selesai. Salah satunya kasus  Randi – Yusuf yang tertembak 26  September 2019 lalu, dalam aksi akbar RUU KUHP.

“Kami harap agar kasus meninggalnya dua orang mahasiswa UHO tersebut segera dituntaskan,” ujar Pandyi kepada Potretsultra.com, Rabu (16/9/2020).

dengan adanya Kapolda Sultra yang baru, kata Pandyi, semua tentu berharap tidak hanya menambah rentetan nama Kapolda baru di Sultra tetapi juga kasus tersebut bisa terselesaikan sesuai konstitusi.

“Kami menegaskan dan sangat mengharapkan kepada Kapolda Sultra yang baru, agar segera menyelesaikan sampai ke akar-akarnya kasus saudara kami Yusuf dan Randi yang diduga ditembak oleh oknum aparat kepolisian,” tegas Presiden Mahasiswa (Presma) UHO itu

Lanjut Pandyi, semoga Brigjen Pol.DRS.Yan Sultra Indrajaya,S H yang baru-baru saja terlantik sebagai pucuk pimpinan kepolisian Sulawesi Tenggara dapat berpegang teguh pada sumpah jabatannya, serta dapat menjadi jawaban di tengah-tengah keresahan mahasiswa.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Pergerakan BEM UHO, Asdir. Ia mengatakan, sudah berapa kali dilakukan pergantian Kapolda Sultra namun sampai saat ini kasus HAM penembakan mahasiswa UHO yakni Yusuf dan Randi belum juga terselesaikan.

“Seharusnya kasus ini menjadi fokus perhatian awal untuk diselesaikan oleh Kapolda Sultra yang baru sebagai langkah awal yang bijak dalam mengemban amanah yang baru,” ucap Asdir.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *