Perangi Covid 19,PT ST Nickel dan PT TAS Sumbang 4 Ton Air di Wilayah Perbatasan

Keterangan Gambar : Jenis tong air pencuci tangan yang akan diserahkan di di diknas perhubungan perbatasan Kendari-Kolaka (Foto:Ismed)

KENDARI- Upaya memerangi Corona Virus Disiase (Covid 19),Dua perusahaan tambang PT ST Nickel Resources dan PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) lagi menyalurkan bantuan 4 unit tempat tong air yang akan dipergunakan untuk mencuci tangan khusus wilayah perbatasan Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra),Senin (13/4/2020).

Direktur PT TAS La Ode Sumarlin,mengatakan,sumbangan tempat pencuci tangan dan pelengkap lainnya akan ditempatkan di perbatasan perhubungan kolaka- kendari,wilayah puuwatu.Kemudian 3 unit lagi ditempatkan di wilayah perbatasan kendari-konsel.

Selain itu katanya,perbatasan kendari-ranomeeto-konsel dan juga sasaran berikutnya wilayah pelabuhan.Sumarlin menjelaskan,dirinya menyumbangkan 4 tong air untuk dipergunakan para pengemudi kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melewati perbatasan.Kepeduliaan kemanusiaan Itu sambungnya,sebagai salah satu langkah memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sultra.

“Kami menyadari tidak saja menjaga karyawan diperusahaan,tapi juga ikut andil menjaga masyarakat secara umum, kendatipun proses kerja perusahaan juga ikut terdampak.Kami ingin bersinergi turut membantu pemerintah perang melawan wabah Covid-19,”ungkapnya.

Pria yang bercambang ini, menyampaikan,langkah yang dilakukannya ini sebagai bentuk komitment perusahan membantu program Pemerintah Kota Kendari dalam memerangi penyebaran virus corona.

Menurutnya,dengan adanya sarana cuci tangan bagi pengemudi dan masyarakat yang mendiami ditempat itu,diharapkan dapat memberikan dampak positif utamanya dalam menjaga pola hidup bersih.

“Saya berharap dengan adanya fasilitas ini bisa memberikan dampak positif bagi pencegahan atas mewabahnya virus corona ini,”ungkapnya.

Sebelumnya, Dua perusahaan tambang PT ST Nickel Resources dan PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) menyumbangkan berbagai peralatan medis. Antara lain 15 lusin alat pelindung diri (APD), ratusan lembar masker,2 ribu liter cairan disinfektan dan hand sanitizer.

Laporan:La Ismeid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *