Pengurusan Beasiswa Wawonii Berlanjut, UHO Siapkan Skema Berkas Via Online

Keterangan Gambar : Ilustrasi

KONAWE KEPULAUAN – Beasiswa Wawonii Cerdas terpaksa terus dilanjutkan pengurusan berkasnya di masa pandemi Covid-19 karena pembayaran UKT untuk para mahasiswa semakin dekat.

Sementara itu masih ada sejumlah mahasiswa yang belum mengurus berkas-berkas persyaratan beasiswa di kampusnya seperti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), surat keterangan aktif kuliah, dan sebagainya. Tentu, hal ini memaksa sejumlah mahasiswa agar berangkat ke Kota Kendari untuk mengurus pemberkasan beasiswa tersebut.

Terkait kondisi itu, Presiden Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Pandyi Priyono segera mengambil langkah cepat untuk berkomunikasi dengan pihak pimpinan perguruan tinggi UHO dalam hal ini Wakil Rektor 3.

Kata Pandyi, bahwa hal itu sudah disampaikannya ke pimpinan kampus dan dalam waktu dekat akan diinformasikan secara detail kebijakan yang diberikan dari pihak kampus.

“Alhamdulillah pihak pimpinan kampus UHO merespon baik, jadi terkait problem pengurusan berkas yang dibutuhkan mahasiswa UHO asal Konkep itu akan diberikan skema khusus dalam pengurusan berkasnya untuk persyaratan Beasiswa Wawonii Cerdas,” ujar Pandyi kepada Potretsultra.com, Kamis (14/5/2020).

Menurut Pandyi, Rektor UHO Prof. Dr. Muh. Zamrun F., S.Si., M.Si., M.Sc telah menyampaikan bahwa dalam waktu 1 atau 2 hari kedepan akan segera disiapkan fasilitas yang disebutkan yakni skema pengurusan Beasiswa Wawonii Cerdas secara online.

“Jadi untuk berkas seperti surat keterangan aktif kuliah dan yang lainnya bisa didapatkan secara online yakni di Siakad masing-masing, semua terpusat di Pustik. Insya Alalh 1 atau 2 hari ini selesai fasilitasnya setelah semua clear akan diinformasikan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Pandyi, bahwa rektor UHO juga menyampaikan, berkas seperti KHS dan KRS yang harus dilegalisir itu pihaknya akan coba berkomunikasi ke pihak Pemda Konkep agar KHS dan KRS bisa diterima tanpa dilegalisir.

“Kalau KHS dan KRS dimasukan saja seperti yang didownload dari Siakad. Nanti Pak Rektor coba komunikasi juga dengan Pemda agar diterima yang seperti itu atau mungkin bisa ada soluai lain ini demi kelancaran pengurusan beasiswa mahasiswa konkep yang juga mahasiswa UHO,” terangnya.

“Harapannya dengan adanya kebijakan tersebut mahasiswa asal Konkep bisa membantu dalam proses mengurus beasiswa tersebut,” tutup Pandyi.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *