KONAWE KEPULAUAN – Desa Sukarela Jaya adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Secara geografis, desa ini berada di sebelah Utara berbatasan dengan Gunung Waworete, sebelah Timur berbatasa dengan Desa Nambo Jaya, sebelah Selatan dengan Laut Banda, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Dompo-Dompo Jaya. Secara keseluruhan luas Desa Sukarela Jaya kurang lebih 2.500 Hekto Are (Ha).

Tim Relawan Covid-19 Desa Sukarela Jaya Lengkap dengan Seragamnya
Desa Sukarela Jaya mekar pada tahun 2007 yang pada saat itu dipimpin oleh La Ode Syafiydin dari tahun 2007 hingga tahun 2017. Selanjutnya di tahun 2017 sampai 2021 dipimpin pelaksana Safitra, S. Si. Kemudian barulah di tahun 2022 lahirlah sosok pemimpin baru Desa Sukarela Jaya yaitu Samaga.
Dia termasuk salah satu Kades terpilih dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 30 desa yang saat itu digelar pada 12 Desember 2021, dan dilantik 5 Januari 2022 oleh bupati Konawe Kepulauan Ir. H. Amrullah, MT.

Kades Sukarela Jaya Saat Membagikan Dana BLT ke Warga Penerima
Sesuai visi misi Kades alumni SMA 2 Kendari itu yakni terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih dalam mewujudkan pembangunan Desa Sukarela Jaya.
“Sesuai visi bahwa integritas dengan kebutuhan bersama masyarakat desa untuk mengatasi permasalahan yang ada dan pengembangan desa kedepan, dimana proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif mulai dari tingkat kelompok masyarakat, tingkat dusun sampai tingkat desa,” ungkap Samaga saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/10/2022).
Dengan terciptanya tata kelola desa yang baik, Kades tiga anak itu memaparkan bahwa terdapat empat misi yang diembannya yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, meningkatkan infrastruktur desa, meningkatkan kualitas SDM, dan peningkatan ekonomi berbasis masyarakat lokal.
“Sebagaimana empat misi yang telah tertuang, maka dapat diharapkan nilai-nilai yang bertujuan memberi batasan bagi kita semua dalam hal menjalankan roda pemerintahan desa. Akan tetapi terdapat nilai-nilai yang diutamakan dan sudah dijalankan berdasarkan azas transparansi atau keterbukaan, jujur, adil, demokratis, yang dapat dipertanggungjawaban,” sambungnya.

Kades Sukarela Jaya Saat Membagikan Dana BLT ke Warga Penerima
Sehingga, Suami dari Istri Zuhariah itu mengungkapkan kepada media ini bahwa dirinya bersama perangkatnya langsung ‘Tancap Gas’ menggenjot pembangunan. Di tahun 2022 ini, dengan total anggaran Dana Desa (DD) yang senilai Rp. 770 juta telah merealisasikan berbagai program pembangunan. Diantaranya pembangunan rabat jalan dengan panjang 172 meter.
“Sejak adanya program Dana Desa dari tahun 2015, Desa Sukarela Jaya bisa membangun desa secara berkesinambungan, secara garis besar semua kebutuhan masyarakat yang bersifat infrastruktur bisa dikatakan terpenuhi, meskipun ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan, itupun dikarenakan bukan menjadi kewenangan desa akan tetapi menjadi bagian kewenangan Pemda,” jelasnya.

Kades Sukarela Jaya Saat Salurkan Bantuan Obat Hama
Bukan hanya sekedar pengembangan infrastruktur Anak dari Ayahanda Almarhum Lawuru dan Ibunda Almarhumah Halija itu menuturkan bahwa Desa Sukarela Jaya mempunyai potensi ekonomi sangat besar. Terrutama di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan kelautan.
Secara potensi ekonomi, Desa Sukarela Jaya terbagi menjadi tiga wilayah besar. Akan tetapi, meskipun terbagi menjadi tiga wilayah besar, potensi ekonomi tidaklah berbeda. Sebagian besar bergerak di sektor pertanian, UMKM serta yang lainnya.
“Alhamdulillah telah tersalurkan sebanyak 155 racun rumput beserta 155 pupuk NPK dan Vigor. Sehingga, dengan adanya racun rumput beserta pupuk dapat meningkatkan produksi di sektor pertanian. Serta kita harapkan bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Desa Sukarela Jaya,” terangnya.
Di tanya soal hak masyarakat, anak bungsu dari 7 bersaudara itu menerangkan bahwa Desa Sukarela Jaya dengan jumlah jiwa sebanyak 566 yang berbagi menjadi 157 Kepala Keluarga (KK) telah menyalurkan Bantuan Lansung Tunai selama tiga tahap.
“Iye sudah saya salurkan BLT itu selama sembilan bulan dengan total penerima BLT sebanyak 85 KPM yang total keseluruhan dana BLT dalam satu tahun senilai Rp. 306.000.000,” pungkas Samaga.
Laporan: Yatno-An























Tinggalkan Balasan