Jejak Sejarah Kepemimpinan Desa Roko-Roko di Konkep dan Terobosan Kades La Suli

Keterangan Gambar : Kepala Desa Roko-Roko, La Suli

KONAWE KEPULAUAN – Kemajuan dan kesuksesan suatu wilayah tidak lepas dari karakter dan leadership pimpinannya sebagai ujung tombak pembangunan.

Desa Roko-Roko Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) termasuk desa tertua dari beberapa desa di Kecamatan Wawonii Tenggara.

Kades Roko-Roko Bersama Babinsa dan Warga Desa

Kades Roko-Roko Bersama Babinsa dan Warga Desa

Terbukti bahwa Desa Roko-Roko mekar pada tahun 1971, bahkan saat ini diketehui telah melakukan pergantian kepemimpinan selama lima kali. Untuk itu, media ini mengunjungi Kepala Desa (Kades) Roko-Roko definitif di ruang kerjanya, Jumat (14/10/2022).

Kades Roko-Roko Bersama Istri

Kades Roko-Roko Bersama Istri

Menurut keterangan Kepala Desa Roko-Roko, La Suli bahwa dari tahun mekarnya desa tersebut telah 10 kali melakukan pergantian pemimpin, tetapi ada lima pemimpin yang saat itu mengisi kekosongan desa yang disebut Pelaksana Tugas (PLT).

Pria kelahiran Roko-Roko, 6 April 1979 itu memaparkan kepada media ini, dari tahun mekarnya desa yang dinahkodainya saat ini diketehui Kades pertama bernama Na’man Demara yang menjabat dari 1971 sampai 1978, selanjutnya (Plt) Sahido dari tahun 1978 sampai 1981, kemudian (Plt) Rasmin dari tahun 1981 sampai 1985.

“Iya terjadi dua kali pergantian pelaksana baru ada lagi kades definitif, itu namanya Djamo dari tahun 1985 sampai 1993. Setelah itu masuk pelaksana kembali, tapi selanjutnya menjadi Kades definitif dari tahun 1993 sampai 2006 yang bernama M. Yakub,” papar Kades yang murah senyum itu kepada media ini.

Kades Roko-Roko Saat Bagikan Bantuan BLT

Kades Roko-Roko Saat Bagikan Bantuan BLT

Lanjut pria alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Wawonii, usai kepemimpin M. Yakub selanjutnya desa Roko-Roko dipimpin atas nama Mahaludin dari tahun 2006 sampai 2011, setelah itu di tahun 2011 sampai 2016 Desa Roko-Roko dipimpin Abarudin.

“Setelah habis kepemimpin Abarudin selanjutnya ini desa diisi dengan pelaksana tugas selama lima tahun mulai dari tahun 2017 sampai 2021 yang bernama Hadrawing. Alhamdulillah tahun 2022 saya berhasil mencatatkan namaku di buka RPJMDesa,” terangnya.

Dengan dilantiknya Suami dari istri Samria menjadi Kades definitif Desa Roko-Roko pada tanggal 5 Januari 2022 di gedung Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konkep Ir. H. Amrullah, MT, menunjukkan bahwa Lasuli mampu memimpin Desa Roko-Roko yang diketahui jumlah jiwanya sebanyak 566.

“Iye betul, Alhamdulillah pada pemilihan 12 Desember 2021 saya berhasil mendapatkan suara sebanyak 123 dari lima calon di desa ini,” ucapnya dengan rasa syukur.

Giat Pembangunan Jalan di Desa Roko-Roko

Giat Pembangunan Jalan di Desa Roko-Roko

Sehingga dengan terpilihnya jadi Kades, anak dari ayah Almarhum Hasmin dan ibu Wakudu itu mengatakan kepada media ini bahwa dirinya siap mengembangkan Desa Roko-Roko melalui visi dan misinya yakni meningkatkan perekonomian desa serta infrastrukturnya.

“Tahun ini pekerjaan yang menggunakan DD adalah rabat jalan dengan panjang 92 meter dengan total anggaran Rp. 81 juta, serta drainase sepanjang 40 meter dengan anggaran Rp. 67 juta,” jelasnya.

Pria tiga anak itu mengatakan jika Anggaran Dana Desa (DD) Desa Roko-Roko di tahun 2022 ini adalah senilai Rp. 709 juta yang terbagi dari beberapa item yaitu BLT Rp. 277.200,000, Ketahanan pangan serta lainnya.

“Tahun ini fokus dulu di pemulihan ekonomi karena kita tau baru-baru virus covid-19 banyak keluarga dari Desa Roko-Roko kehilangan pekerjaan. Sehingga saya juga telah menyalurkan obat rumput sebanyak 772 botol,” tegas pria 9 bersaudara itu.

Kades Roko-Roko Saat Bagikan Bantuan Obat Hama ke Warga

Kades Roko-Roko Saat Bagikan Bantuan Obat Hama ke Warga

Tidak sampai disitu, Lasuli juga mengatakan jika penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Roko-Roko sebanyak 77 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 172 Kepala Keluarga (KK) dan sudah menyalurkan selama sembilan bulan atau tiga tahap.

Pemdes Roko-Roko bersama Mahasiswa KKN IAIN Kendari Saat Membagikan Obat Hama ke Warga Desa

Pemdes Roko-Roko bersama Mahasiswa KKN IAIN Kendari Saat Membagikan Obat Hama ke Warga Desa

Untuk di ketahui, Desa Roko-Roko secara geografis memiliki luas wilayah kurang lebih 30.000 Hekto are (Ha) yang berada di sebelah Utara berbatasan dengan Gunung Waworete, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Dompo-Dompo Jaya, sebelah Selatan dengan Laut Banda, dan sebelah Barat dengan Desa Bahaba.

Laporan: Yatno

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *