Mudahkan Pelayanan Kependudukan, Dukcapil Konkep ‘Jemput Bola’ ke Desa-Desa

Keterangan Gambar : Kegiatan Pemotretan KIA di Salah Satu Sekolah (Foto: IST)

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Demi memudahkan pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Konawe Kepulauan (Konkep) langsung ‘menjemput bola’ turun ke desa-desa.

Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep untuk memastikan agar seluruh warganya telah memiliki identitas kependudukan, baik KTP-Elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan layanan identitas kependudukan lainnya.

“Kami beberapa waktu lalu melakukan pelayanan kependudukan, langsung jemput bola turun ke desa-desa, bahkan masuk di rumah-rumah warga untuk memastikan agar semua terlayani,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Konkep, Muhulidi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/6/2021).

Kepala Dinas Dukcapil Konkep, Muhulidi Saat Berkunjung ke Salah Satu Sekolah untuk Pemotretan KIA (Foto: IST)

Selain perekaman E-KTP, lanjut Muhulidi, Dukcapil Konkep juga melakukan pemotretan Kartu Identitas Anak (KIA). Karena kata dia, jika harus mendatangkan anaknya langsung ke Kantor Dukcapil itu tentu menyulitkan bagi mereka. Sehingga program pelayanan ‘Jemput Bola’ ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga Konkep.

“Mendatangkan anaknya langsung kesini, itu agak sulit. Jadi kita lah yang turun langsung menjemput mereka kesana. Sehinggat tidak menyulitkan mereka,” katanya.

Menurut Muhulidi, sasaran utama program ‘Jemput Bola’ ini yakni pelayanan kependudukan bagi warga yang telah Lanjut Usia (Lansia), warga yang sedang sakit, dan penyandang disabilitas. “Untuk warga Lansia, yang sakit, dan disabilitas kami langsung kunjungi ke rumahnya, supaya memudahkan mereka untuk perekaman,” jelasnya.

Program ‘Jemput Bola’ Dinas Dukcapil Konkep ini menargetkan 96 desa dan kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan tersebut dapat dikunjungi langsung untuk memudahkan pelayanan kependudukan. Dalam waktu dekat, Dukcapil Konkep juga akan mengunjungi desa-desa lain yang belum dimasuki sebelumnya.

“Target kami kedepannya agar semua desa-desa yang wilayah raya akan dikunjungi untuk pelayanan kependudukan. Saat ini yang kami telah masuki di beberapa desa di enam kecamatan. Tinggal Kecamatan Wawonii Tenggara yang belum dimasuki karena akses jalan menuju kesana yang masih sulit,” terang Muhulidi.

“Harapan kami, tolong disambut program ini dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *