Konkep Gelar Bursa Inovasi Desa, Para Kades Diminta Hadirkan Ide Inovatif

Koordinator TA P3MD Konkep, Ansaruddin (Ketiga dari Kanan), Kadis PMD Konkep dan Ketua TIK, Mihdar (Tengah) Bersama Tenaga Ahli P3MD Konkep (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Koordinator TA P3MD Konkep, Ansaruddin (Ketiga dari Kanan), Kadis PMD Konkep dan Ketua TIK, Mihdar (Tengah) Bersama Tenaga Ahli P3MD Konkep (Foto: IST)

Potretsultra

LANGARA – Tim Inovasi Desa Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa dengan tema ‘Desa Berinovasi, Desa Berprestasi Menuju Lingkaran Hati Emas’, Jumat (28/09/2018).

Bursa Inovasi Desa ini juga dihadiri langsung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat TPID kecamatan, dan unsur P2KTD.

Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Konkep, Ansaruddin mengatakan, Bursa Inovasi Desa merupakan bagian dari tahapan program inovasi desa yang menjadi program nasional dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Kegiatan ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan di Konkep.

“Untuk itu, kegiatan Bursa Inovasi Desa menjadi sangat penting untuk menumbuhkembangkan kegiatan-kegiatan terkait pembangunan desa yang telah dinilai inovatif,” ungkap Ansaruddin melalui pesan WhatsAppnya.

Menurut Ansaruddin, sebagai kabupaten baru Konkep harus terus berinovasi, mempraktekkan kebaruan ilmu pengetahuan dan melakukan praktek-praktek cerdas dalam pengelolaan Sumber Daya Alam dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

“Untuk menemukan solusi setiap permasalahan di desa yang inovatif, pemerintah desa dan masyarakatnya harus bersinergi melihat potensi dan permasalahan yang ada untuk dimusyawarahkan dan ditindaklanjuti” ucapnya.

“Sehingga dapat menghasilkan solusi yang menyentuh langsung masyarakat, berdampak luas dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Potretsultra

Ansaruddin juga menjelaskan, secara umum Konkep memiliki potensi yang kaya khususnya di bidang pertanian dan perkebunan yang berada di desa. Dengan pengelolaan Dana Desa yang tepat, Konkep akan mampu menciptakan kemandirian dan lapangan kerja baru di desa.

“Desa harus berinovasi menentukan produk unggulan apa yang sesuai dengan kondisi lokal serta memberi pengaruh peningkatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

BACA JUGA: Akibat Aksi Tolak Tambang di Konkep, Satu Pendemo Alami Kekerasan

Kata Ansaruddin, produk unggulan yang dihasilkan oleh desa harus berdaya saing dan mampu memenangkan persaingan pasar yang lebih luas di tingkat provinsi dan bahkan nasional.

“Saya yakin dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kita dapat bersaing secara kompetitif dengan daerah lain,” kataya.

Melalui kegiatan Bursa Inovasi Desa, Ansaruddin berharap, ide-ide inovatif yang sudah ada di desa agar dipromosikan melalui kartu ide. Sehingga ide tersebut dapat dikenal oleh desa-desa lain di Konkep.

“Di tahun 2018 ini sudah ada menu pilihan yang bisa ditiru atau direplikasi sesuai potensi desa dan dimuat dalam kartu komitmen untuk dimuat dalam perencanaan RKP Desa dan APB Desa tahun 2019,” tutupnya.


Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *