Kejari Kendari Tetapkan Tie Saranani DPO Tersangka UU ITE

Keterangan Gambar : Tie Sarnani

Potretsultra

KENDARI– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari,resmi menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Tie Saranani atau Titing Suryana Saranani yang tersangka kasus Transaksi dan Informasi Elektronik (ITE).Hal ini setelah keluarnya putusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) atas banding yang diajukan.

Dimana hakim tetap memutuskan hukuman 4 bulan penjara soal kasus ijazah plagiat Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Muhammad Zamrun.Demikian diungkapkan Kasi Pidum Kejari Kendari,Nanang Ibrahim SH, Jurnalis saat di Konfirmasi melalui telpon selulernya,Jumat (1/5/2020).

Kata dia,sudah dilayangkan panggilan tiga kali beberapa bulan lalu untuk dieksekusi namun tidak datang dan sangat tidak kooperatif,makanya sekarang akan dijemput paksa.

“Kami sudah tiga kali datangi dirumahnya secara patuh secara baik dan dia tidak perna ada ditempat,selalu melarikan diri dan tidak perna datang kekantor.Kami tetap melakukan penangkapan upaya paksa karena itu merupakan kewajiban.Wajib dieksekusi karena sudah putus dan sudah inkrach,”tegasnya.

Dikataknya,pihak kejaksaan dapat memastikan keberadaan Titing saat ini masih dalam lingkup kota kendari.Mudah-mudah secepatnya tersangka ditangkap.Harusnya katanya,kalau dia warga yang baik dia datanglah sudah dipanggil tiga masih tidak koperatif.

Jadi tidak alasan menghindar lagi sudah ada putusan Pengadilan Negeri 4 bulan tahanan dan wajib dieksekusi.

“Bahkan pencarian Tie,kami sudah melakukan konfirmasi dengan pihak kepolisian Polresta Kendari, jika ditemukan segera diamankan dalam juruji tahanan.

Ia menerangkan lebih detail,Kejaksaan Negeri Kendari resmi menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Tie Saranani atau Titing Suryana Saranani.Hal ini berdasarkan putusan Pengadilan (PN) Tinggi Sultra No.82/pidsus/2019/PT.KDI tanggal tanggal 5 September 2019 yang menguatkan putusan pengadilan Negeri Kendari tanggal 24 Juli 2019 No 44/pidsus/2019/PN KDI.

Menyatakan terdakwa Titing Suriani Saranani terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Informasi dan transaksi Elekronik dan menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp5.000.000,subsider 3 bulan kurungan putusan tersebut sudah inkrach

“Jika ditemukan maka eksekusi segera dilakukan untuk melakukan penahanan kepada yang bersangkutan.Sebab selama ini tak ditahan maka terpidana akan menjalani 4 bulan kurungan,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,pemilik akun facebook Tie Saranani awalnya ditetapkan sebagai tersangka,usai membuat status di laman facebook pribadinya yang menyebut Rektor UHO berijazah palsu atau plagiat.

Hal itu membuat tim kuasa hukum Prof Zamrun membuat laporan polisi pada April 2018 lalu karena postingan Tie Saranani di media social (FB) yang menyebut Zamrun berijazah plagiat dianggap mencemarkan nama baik sang rektor.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *