IZI Sultra Resmikan Musholla Al Kautsar di Desa Wonua Sangia Konsel

Keterangan Gambar : Peresmian Musholla Al Kautsar oleh IZI Sultra di Desa Wonua Sangia, Kecamatan Landono, Konsel. Foto: Aden

Potretsultra

KONAWE SELATAN – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) meresmikan Musholla Al Kautsar di Desa Wonua Sangia, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Selasa (6/6/2023).

Musholla Al Kautsar itu diresmikan langsung oleh General Manager (GM) Zakat, Funding Nasional IZI Pusat, Sutanto dan disaksikan oleh perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Konsel, Kepala Perwakilan IZI Sultra, Kapolsek Landono, Kepala Desa (Kades) Wonua Sangia, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musholla Al Kautsar, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Landono, dan masyarakat setempat

Kegiatan itu, selain melaksanakan peresmian Musholla Al Kautsar di Desa Wonua Sangia, juga dilaksanakan pembagian paket sembako kepada masyarakat dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah.

GM Zakat, Funding Nasional IZI Pusat, Sutanto menerangkan, dana pembangunan musholla tersebut berasal dari IZI yang secara kampanyenya secara nasional.

“Jadi memang ada kampanye pembangunan masjid dan untuk Sultra, baru Musholla ini yang kita bangun,” ungkap Sutanto di lokasi kegiatan peresmian.

Potretsultra

Sutanto menerangkan, IZI memiliki program sedekah jariyah dan wakaf, pihaknya pun terus mengajak masyarakat yang ada di wilayah-wilayah, di mana IZI berada, termasuk di Sultra.

Sementara itu, Kepala Perwakilan IZI Sultra, Rian Lurayati menerangkan, pembangunan Musholla Al Kautsar dilaksanakan sejak Maret 2023 yang merupakan dari pengajuan masyarakat, selanjutnya disurvei dan dipilih oleh IZI.

“Selama ramadhan itu masih proses pembangunan. Alhamdulillah, para tukangnya masyarakat di sini juga,” jelasnya.

Berkat kerjasama dari DKM Musholla Al Kautsar, kata Rian Lurayati, maka IZI Sultra dapat melaksanakan pembangunan musholla itu.

“Awalnya kita lakukan survei lokasi, dan kemudian kita assessment. Dari tiga lokasi yang diajukan masyarakat yakni Kota Kendari, Konawe, dan Konawe Selatan, tapi pas setelah diseleksi urusan wakafnya, bagaimana perkembangan masjid ke depan, semua kita tanyakan, dan akhirnya terpilih di sini (Desa Wonua Sangia),” jelasnya.

Syarat utama untuk program pembangunan musholla, yakni musholla itu digunakan untuk apa? Dibangun itu apakah aman? Tanah milik pribadi atau bagaimana?

“Alhamdulillah, di sini tanahnya merupakan tanah wakaf,” tutupnya.

Laporan: Aden

Potretsultra Potretsultra Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *