BOMBANA – Kepala Dinas dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asrun Lio, M.Hum, Ph.D menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Bombana, Selasa (8/3/2021).
Kunker Kadikbud Sultra ke Bombana ini dalam hal melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev). Selain itu, ia juga memiliki sejumlah agenda penting dalam Kunker tersebut yakni Deklarasi Sekolah Ramah Anak di SMAN 03 dalam rangka gerakan anti kekerasan terhadap anak, pengukuhan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Kabupaten Bombana, Festival Literasi, dan peresmian gedung baru SMAN 18 Bombana.
Asrun Lio mengungkapkan, kunjungannya ke Bombana kali ini untuk memastikan agar pelayanan pendidikan di daerah yang dipimpin H. Tafdil tersebut tetap berjalan dengan maksimal, terkhusus SMA, SMK dan sekolah berkubutan khusus yang kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Alhamdulillah sejumlah kegiatan di Kabupaten Bombana ini telah kita pastikan berlangsung dengan baik,” ungkap Asrun.
Mantan Kepala Sekretariat Rektor UHO ini juga menuturkan, sekolah ramah anak harapannya akan melindungi anak dari pelecehan maupun berbagai bentuk kekerasan lainnya. Jika anak-anak aman dan terlindungi, maka mereka pun merasa memiliki kesempatan untuk mengungkapkan pendapat secara terbuka.
“Sebab sekolah telah menjadi institusi yang menghargai hak anak, tidak hanya dalam memperoleh pendidikan, namun juga terkait kesehatan hingga kesempatan untuk bermain,” jelasnya.
Sedangkan Pengukuhan MKKS Kabupaten Bombana, kata Asrun, hal itu sangat penting dilakukan sebagai wadah komunitas atau tempat berkumpulnya para kepala sekolah agar saling berkoordinasi dan bersilaturahim dengan baik.
“Melalui wadah ini juga, para kepala sekolah tetap bisa mengikuti perkembangan dunia pendidikan seperti keprofesian berkelanjutan, yang kesemuanya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Sultra,” terang lulusan S3 The Australian National University (ANU) Canberra ini.
Laporan: Man

























Tinggalkan Balasan