Gerak Cepat, Aspal Retak Jalur Bobolio Menuju Wawouso Sudah Ditangani

Keterangan Gambar : Kondisi Jalan retak jalur Bobolio menuju Wawouso saat dikerja dan setelah dikerja.

KONAWE KEPULAUAN – Curah hujan di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dalam minggu terakhir ini cukup tinggi, akbitanya beberapa kondisi ruas aspal jalan Di Desa Bobolio menuju Desa Wawouso Kecamatan Wawonii Selatan retak beberapa hari  yang lalu.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Konkep Unang Sulaeman mengatakan ia sudah mengonfirmasi pihak PPK yang menangani kegiatan tersebut.

“Terkait beberapa ruas jalan yang rusak, kami sudah konfirmasi PPK yang menangani kegiatan itu. Karena jalur pengaspala Bobolio menuju Wawouso itu kegiatan dari PPK satuan kerjanya dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara,” ucap Unang saat di Konfirmasi (1/5/2024).

Sementara itu, Nano selaku Pelaksana Lapangan (PL) yang menangani proyek jalan di Jaur Bobolio menuju Wawouso, mengungkapkan bahwa pihaknya gerak cepat untuk perbaiki beberapa ruas jalan yang rusak akibat alam dan tanah ekspansif.

“Setelah saya mendapatkan informasi terkait beberapa ruas pekerjaan jalan itu retak. Saya langsung arahkan anggota untuk  perbaiki secepatnya jalan yang retak itu, supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan selamat,” ucap Nano saat di Konfirmasi (3/5/2024).

Lebih lanjut Nano menjelaskan retaknya jalan tersebut akibat pengaruh alam yakni curah hujan yang tinggi dan struktur tanah yang bermasalah, apabila jenuh air menyebabkan sleding hingga terjadi retakan atau patahan.

Padahal lanjut Nano menerangkan pihaknya sudah mengerjakan pekerjaan tersebut sesuai Standar Nasional Bidang Jalan (NSPK).

“Disamping kiri dan kanan bahu jalan, kami sudah buatkan Saluran Drainase U-Ditch/Beton Pracetak, akibat curah hujan yang tinggi dan tanah cenderung bergeser, drainase tersebut dihantam air sehingga air mengalir masuk ruas jalan mengakibatkan aspal retak,” ungkapnya.

Nano mengatakan, ruas jalan yang retak sudah ditimbun, sembari menunggu cuaca cerah untuk dilapisi dengan aspal.

“Untuk sementara waktu, kami timbun dengan batu Split setelah itu diratakan kembali, sembari menunggu cuaca cerah jalan yang retak itu kami akan aspal kembali,” pungkasnya.

Laporan : Jarman

 

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *