DMP-PTSP Sultra Optimis Kembali Peroleh Nilai “A” dalam Penilaian Kemenpan RB

Keterangan Gambar : Tim Kemenpan RB Saat Mengevaluasi Kinerja Pelayanan Publik Dinas PTSP Sultra (Foto: IST)

KENDARI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dievaluasi kinerjanya oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpaPAN-RB) terkait pelayanan publik, Rabu (9/9/2020).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sultra, Masmudin saat diwawancarai oleh sejumlah awak media mengaku optimis bakal kembali mendapatkan nilai A dari hasil evaluasi KemenPAN-RB tersebut.

“Kita optimis mendapat nilai A seperti 2019,” ujar Masmudin.

Yang pastinya, lanjut Masmudin, seluruh aspek penilaian sudah disiapkan dengan baik. Mulai dari sarana dan pra sarana terus ditingkatkan dan lain-lain.

Kecepatan dan metode pelayanan kepada masyarakat, kata Masmudin, menjadi aspek penting yang akan dinilai oleh tim evaluator KemenPAN-RB. “Apalagi, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, kemudahan pelayanan pengurusan izin untuk masyarakat sangat penting dilakukan,” jelasnya.

Olehnya itu, Masmudin saat ini telah menyiapkan aplikasi berbasis online untuk menunjang serta mempermudah pelayanan pengurusan izin secara online tanpa harus mendatangi kantor PTSP Sultra.

“Aplikasinya yakni OSS dan Sispadusultrapro.id. Masyarakat yang ingin mengurus izin bisa melalui aplikasi itu,” terangnya.

Sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor untuk mengurus, jadi bisa lewat online saja. Hingga saat ini, kata Masmuddin, ada sekitar 489 orang yang telah melakukan pengurusan izin di PTSP Sultra melalui aplikasi tersebut.

Meski saat ini telah menyediakan aplikasi daring, tambah Masmudin, namun pelayanan secara offline juga masih tetap berjalan secara normal seperti biasanya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Saat ini kami juga telah menyiapkan sejumlah layanan khusus bagi masyarakat. Seperti ruang pengaduan, ruang menyusui, ruang bermain anak, serta sarana dan pra sarana untuk difabel,” tutupnya.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *