Diskusi Bahas Wisata, Dewisnu Puji Keindahan Alam Wawonii

Keterangan Gambar : Para Pemateri Saat Focus Group Discussion Berlangsung

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Banyaknya potensi wisata di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara menjadikan Pulau Wawonii ini menarik untuk dikunjungi.

Para wisatawan dapat menikmati keindahan alam Wawonii dari berbagai objek wisata yang ada. Sejumlah spot wisata yang menarik dikunjungi diantaranya, Pantai Kampa, wisata batu belah, air terjun di Tumburano, Kali Biru di Mosolo, dan Pantai Tengkera di Roko-Roko.

Untuk memetakan potensi desa wisata, Pemerintah Desa Langara Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “pemetaan potensi desa dalam perencanaan program pengembangan ekowisata berkelanjutan”. FGD yang digelar Senin (22/3/2021) di Balai Desa Langara Tanjung Batu ini hadir sebagai pembicara dari Yayasan Desa Wisata Nusantara (Dewisnu), Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Konkep melalui Sekretaris Dinas, Suparman Lambiye, SE, M.Si mengungkapkan, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Pardikmudora) telah menetapkan 7 desa wisata. Ketujuh desa wisata yang dipilih itu yakni Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat, Desa Wawobili Kecamatan Wawonii Barat, Desa Labeau Kecamatan Wawonii Utara, Desa Tumburano Kecamatan Wawonii Utara, Desa Watuondo Kecamatan Wawonii Timur Laut, Desa Tekonea Kecamatan Wawonii Timur, dan Desa Mosolo Kecamatan Wawonii Tenggara.

“Kami sudah tetapkan 7 desa wisata, kami akan terus membangun komunikasi dengan desa-desa tersebut untuk mengembangkan potensi wisatanya,” ungkap Suparman saat menjadi pemateri dalam forum Focus Group Discussion.

Selain menetapkan desa wisata, lanjut Suparman, pihaknya juga telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Kopdarwis) di tujuh desa wisata tersebut. Pokdarwis ini dibentuk dengan tujuan sebagai mitra Pemerintah Desa dan Pemda dalam upaya perwujudan dan pengembangan sadar wisata di suatu desa atau daerah.

Melihat destinasi wisata di Konkep, Ketua Yayasan Desa Wisata Nusantara, Drs I Nyoman Kandia, M.Ag memuji keindahan bentangan alam Pulau Wawonii. Kata dia, keindahan alam Wawonii ini cocok untuk wisata yang bertema Wellness Tourism.

“Harusnya masyarakat bersyukur, karena Tuhan sedang menganugerahkan bentangan alam yang indah ini. Apalagi di Pulau Wawonii ini oksigennya masih bagus. Ini cocok untuk wisata bertema wellness tourism, cocok untuk kesehatan,” ujar Nyoman.

Untuk mengembangkan dan memajukan wisata Pulau Wawonii, Nyoman menjelaskan konsep Penta Helix yang harus digunakan. Penta Helix itu maksudnya ada kerjasama yang baik dalam mengembangkan potensi wisata dari berbagai lima unsur yakni, pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas, dan media.

“Kita bisa gunakan penta helix, ada akademisi turun, komunitas ikut, wartawan juga ikut sama-sama promosikan dan kembangkan wisata Konkep,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Langara Tanjung Batu, Janus Munandar mengatakan, kehadiran Dewisnu di Konkep untuk melakukan pemetaan dan kajian potensi desanya.

“Kami undang Dewisnu ke Konkep selama 5 hari, mereka akan melakukan pemetaan dan kajian akademik terkait potensi wisata di Desa Langara Tanjung Batu. Jadi kami akan diberikan hasil kajian berupa dokumen,” ucap Janus.

Melalui pemetaan potensi desa tersebut, Janus berharap, Desa Langara Tanjung Batu dapat dikembangkan ekowisata yang berkelanjutan dan ekonomi kreatif meningkat.

Laporan: Man

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *