Cegah Corona, Pemeriksaan Penumpang Jalur Langara – Kendari Diperketat

Keterangan Gambar : Suasana Saat Tim Satgas Covid-19 Konkep Memeriksa Para Penumpang

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus memperketat pemeriksaan penumpang arus penyeberangan Langara – Kendari.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona di Pulau Wawonii ini. Apalagi diketahui, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Kendari pada Senin (4/5/2020), bahwa kini di Kota Kendari total yang terinfeksi positif Virus Corona berjumlah 31 orang. Sehingga jalur penyeberangan Langara – Kendari terus diperketat.

Dalam pantauan Potretsultra.com pada Selasa (5/5/2020) di Pelabuhan Fery Langara, tampak para tim Satgas penanganan dan pencegahan Covid-19 Konkep dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sedang melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para penumpang yang baru tiba dari Kota Kendari.

Tim Satgas Covid-19 itu melakukan pemeriksaan penumpang di pelabuhan melalui pemasangan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang. Selain itu, para penumpang yang sedang bepergian menuju Kendari atau baru datang dari Kendari diwajibkan menggunakan masker.

Sebelumnya, Bupati Konkep Amrullah telah mengeluarkan Surat Edaran bernomor 443/645/2020 yang ditandatangani pada 13 April 2020 lalu.

Dalam Surat Edaran itu, Bupati Konkep Amrullah menyampaikan kepada seluruh masyarakat Konawe Kepulauan agar tidak bepergian keluar daerah dan atau kegiatan mudik baik dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, maupun menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini, atau mudik lainnya.

Amrullah juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mudik menuju Konkep untuk menunda rencana tersebut selama masa berlakunya status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Virus Corona atau Covid-19 belum dicabut.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Konkep, Safiuddin Alibas menjelaskan, tujuan dikeluarkannya surat edaran Bupati Konkep tentang pembatasan keluar daerah tersebut untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 ini.

“Jadi pelarangan keluar daerah itu tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” ujar Safiuddin saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *