Basarnas: 5 Desa di Konawe Terendam Banjir

Tim Rescue Basarnas Kendari Sedang Persiapan Diberangkatkan ke TKM Banjir Ameroro Konawe (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Tim Rescue Basarnas Kendari Sedang Persiapan Diberangkatkan ke TKM Banjir Ameroro Konawe (Foto: IST)

Potretsultra

KONAWE – Hujan yang terus mengguyur wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa hari belakangan ini membuat beberapa daerah mulai mengalami kebanjiran.

Selain Kabupaten Konawe Utara (Konut) dan Kota Kendari, daerah lain yang mulai terendam banjir yakni Kabupaten Konawe. Akibat curah hujan yang cukup tinggi ini membuat wilayah Kecamatan Ameroro Kabupaten Konawe terendam banjir.

Hal ini diungkapkan oleh Humas Basarnas Kendari, Wahyudi. Kata dia, pihaknya menerima informasi banjir di salah satu kecamatan di Konawe tersebut dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe pada Pukul 11. 20 Wita.

“Pada pukul 11.20 Wita terima laporan dari Kalak BPBD Konawe bahwa telah terjadi banjir di Kecamatan Ameroro Kabupaten Konawe,” ujar Wahyudi melalu rilisnya, Minggu (9/6/2019).

Akibat curah hujan yang cukup tinggi tersebut, lanjut Wahyudi, terdapat 5 (lima) desa di Kecamatan Ameroro Kabupaten Konawe terendam banjir. Saat ini musibah banjir yang menimpa Kecamatan Ameroro tersebut telah mencapai ketinggian 1 meter.

“Akibat curah hujan yg cukup tinggi dan telah merendam sebagian besar desa di kecamatan tersebut dgn ketinggian air mencapai 1 meter,” jelasnya.

Atas informasi yang diterima dari BPBD Konawe ini, kata Wahyudi, Basarnas Kendari memberangkatkan timnya yang kebetulan masih berada di Lambuya menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM) pada Pukul 11.30 Wita. Tim Rescue

“Pada pukul 11.30 Wita Tim Rescue Basarnas Kendari yng berada di Lambuya setelah penutupan ops Sar satu orang tenggelam di sungai diberangkatkan menuju TKM untuk memberikan bantuan Sar di lokasi banjir,” katanya.

Untuk diketahui, beberapa desa di Kecamatan Ameroro Kabupaten Konawe yang terendam banjir dengan ketinggian satu meter yakni Desa Lamosila, Desa Anambada, Desa Wande, Desa Lalokateba, dan Desa Gunung Jaya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *