Abu Hasan di Daulat DPP Jadi Ketua DPD PDIP Sultra

Keterangan Gambar : ketua DPD PDIP Sultra terpilih Abu Hasan (Foto:Ismed)

Potretsultra

KENDARIMelalui Konferensi Daerah (Konferda) V DPD Partai Demokrasi IndonesiPerjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dihelat di Salah satu hotel Kendari,(Sabtu 27Juli 2019).Abu Hasan resmi didaulat oleh DPP PDIP sebagai Ketua DPD PDIP Sultra Periode 2019-2024.

Selain diputuskan nahkoda pimpinan DPD PDIP,partai besutan megawati Soekarno Putri ini ditentukan pula Sekretaris dan Bendahara (SKB).

Jabatan Sekretaris DPD PDIP Sultra dijabat oleh Ketua DPC Bombana,Hasrat dan posisi Bendahara dijabat Anggota DPRD Sultra,Nursalam Lada.

Pada kesempatan usai konferda Abu Hasan langsung dilantik oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani yang didampingi Mindo Sianipar.

Perlu diketahui Abu Hasan sebelumnya terpilih kembali menjadi ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Buton Utara pada Konferensi Cabang (Konfercab) lalu 18 Juli 2019.Hasrat juga baru saja menjadi Ketua DPC Bombana.

Sebab,Ketua DPC Buton Utara dan DPC Bombana naik jabatan ke DPD sehingga kedua jabatan mengalami kekosongan dan secara otomatis harus digantikan kader pengganti.

Sehingga keputusanya Ketua DPC Buton Utara dinahkodai oleh Ahmad Afif Darvin dan Ketua DPC Bombana Suryadin.Keduanya direkomendasikan DPP untuk dilantik.

Foto bersama usai Konferensi Daerah (Konferda) V DPD Partai Demokrasi IndonesiPerjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dihelat di Salah satu hotel Kendari,(Sabtu 27Juli 2019).Abu Hasan resmi didaulat oleh DPP PDIP sebagai Ketua DPD PDIP Sultra Periode 2019-2024.(Foto:Ismed)

Ketua DPD PDI Perjuangan terpilih,Abu Hasan dalam sambutanya,mengatakan,setelah terpilih akan merampungkan hasil Konferda serta melakukan konsolidasi struktural dan program kepartaian.

Potretsultra

Utamanya kata dia,dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2020 di 7 Kabupaten yakni kabupaten yakni Kabupaten Muna,Buton Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Wakatobi, Konawe Selatan dan Konawe Utara.

Sementara Ketua DPD PDIP Sultra mengatakan dirinya sudah dimisioner setelah memimpin partai berlambang kepala banteng di Bumi Anoa ini selama dua periode dari tahun 2009 sampai 2019. Sehingga ketua DPD baru akan lahir hari ini.

Mantan Bupati Wakatobi ini mengatakan selama menahkodai PDIP, partai ini mencapai puncaknya sepanjang sejarah di Sultra tahun 2014, memperoleh 45 kursi kabupaten/kota. kemudian pada tahun 2019 meninggkat dengan 63 kursi, 5 kursi DPRD Provinsi dan 1 kursi DPR RI.

Kepada seluruh kader regenerasi membesarkan partai berlambang banteng ini,partai ini di tengah sejarah berada pada puncak-puncaknya di Sultra.Dan tidak begitu lama dirinya akan ke Jakarta menjalankan tugas-tugas dewan mulia yang begitu besar.

“Saya akan membantu tugas DPP di daerah ini, kita tetap bersama-sama terus,”tuturnya

Hugua menyampaikan,pesan kepada bupati dari Kader PDIP agar membuka pintu seluas-luasnya kepada para kader terutama para ketua DPC agar ikut berjuang bersama membesarkan partai dengan tidak mempersulit kader.

“Saya tahu bagaimana rasanya sulit untuk bertemu bupati. Tapi saya berpesan agar kader tidak dipersulit.Mengakhiri kepemimpinan saya terima kasih kepada kader, mulai dari DPC hingga pengurus tingkat bawah karena selam ini bersama-sama membantu saya membesarkan partai,”imbuhnya.

Konferda V kali ini dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP antara lain Wakil Ketua DPP Mindo Sianipar dan Wiryanti Sukamdani. Selain itu, pemilihan ketua DPD ini juga diikuti DPC 17 kabupaten/kota sebagai pemilik suara.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *