DPMD Kolaka Utara Dorong Penguatan Data Desa Lewat Program Desa Cantik 2026

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PMD Kolaka Utara Bersama BPS

KOLAKA UTARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Utara mendukung penuh pelaksanaan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026.

Kegiatan ini yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka Utara di Kecamatan Katoi, diselenggarakan pada Rabu (20/5/2026).

Program tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Katoi, Desa Maruge, dan Desa Lanipa-Nipa sebagai desa sasaran pembinaan pengelolaan data statistik desa.

Kepala DPMD Kolaka Utara, Dahring yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa desa saat ini memiliki peran strategis sebagai produsen data pembangunan. Menurutnya, data yang valid dan akurat menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan desa maupun daerah.

“Desa hari ini bukan lagi sekadar objek pembangunan, tetapi sudah menjadi subjek pembangunan. Karena itu desa harus mampu menghadirkan data yang benar-benar akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Pencanangan Desa Cantik 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program pembinaan statistik desa di Kecamatan Katoi.

Dahring menjelaskan, program Desa Cantik menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis data. Ia menilai, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila didukung data yang terintegrasi dan sesuai kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan OPD terkait sangat diperlukan agar penyusunan data desa dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Pemerintah desa harus mampu menyusun data secara menyeluruh, mulai dari potensi wilayah, kondisi sosial masyarakat hingga kebutuhan pembangunan. Dengan data yang baik, maka program yang dijalankan juga akan lebih efektif,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kolaka Utara, Dini Amirul, menyampaikan bahwa program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data sektoral.

Melalui program tersebut, BPS Kolaka Utara berharap desa mampu menjadi pusat data yang kuat guna mendukung pembangunan daerah berbasis informasi yang akurat dan berkelanjutan.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *