Kolaka Utara Gelar Forum Investasi 2026, Bupati Tegaskan Fokus pada Hilirisasi dan Investasi Nyata

Keterangan Gambar : Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar Bersama Investor

KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus mendorong percepatan transformasi ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei 2026 di Mercure Surabaya Grand Mirama.

Forum ini diproyeksikan menjadi wadah strategis untuk menarik investasi nasional hingga internasional sekaligus memperkuat agenda hilirisasi sektor unggulan daerah.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Kolaka Utara dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya DPMPTSP, Bappeda, dan Dinas Perdagangan.

Kolaborasi lintas OPD ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sistem pembangunan ekonomi yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada hasil nyata.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., menegaskan bahwa forum investasi ini merupakan langkah serius pemerintah daerah dalam membuka ruang kerja sama strategis dengan investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih progresif.

“Kami ingin memastikan Kolaka Utara tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah penghasil bahan mentah. Sudah saatnya potensi daerah kita diolah dan diberi nilai tambah di daerah sendiri agar manfaat ekonominya lebih besar bagi masyarakat,” ujar Nur Rahman Umar saat dimintai keterangan.

Menurutnya, hilirisasi sektor agribisnis menjadi fokus utama pemerintah daerah, terutama pada komoditas unggulan seperti kakao dan kelapa yang selama ini masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan baku.

“Melalui forum ini, kami mendorong hadirnya investasi yang mampu memperkuat rantai nilai dari hulu sampai hilir. Target kami adalah menciptakan industri pengolahan yang meningkatkan daya saing produk lokal hingga menembus pasar nasional dan internasional,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Pemkab Kolaka Utara akan menawarkan sejumlah proyek investasi siap tawar (investment-ready projects) dari berbagai sektor strategis, mulai dari industri pengolahan agribisnis, perikanan dan kelautan, pariwisata pesisir, pertambangan bernilai tambah, logistik, infrastruktur kawasan, hingga energi baru terbarukan.

Pemilihan Kota Surabaya sebagai lokasi pelaksanaan forum disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi investasi, khususnya kepada jejaring bisnis kawasan timur Indonesia maupun investor internasional.

“Surabaya memiliki jaringan bisnis yang kuat dan menjadi pusat konektivitas perdagangan kawasan timur Indonesia. Ini menjadi peluang besar bagi Kolaka Utara untuk memperkenalkan potensi investasi kita kepada pasar yang lebih luas,” jelas Bupati.

Pemerintah daerah menekankan bahwa forum tersebut tidak hanya bersifat promosi, tetapi diarahkan pada pencapaian hasil konkret berupa kerja sama bisnis dan komitmen investasi.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Kolaka Utara juga tengah menyiapkan pembentukan tim koordinasi percepatan investasi dan hilirisasi yang akan bertugas mengawal implementasi proyek-proyek strategis pasca forum.

Selain itu, Perumda Multi Guna Usaha Kolaka Utara akan didorong mengambil peran sebagai mitra strategis dalam ekosistem investasi, termasuk menjembatani komunikasi antara pemerintah, investor, dan pelaku usaha lokal.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menargetkan daerahnya menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara melalui penguatan sektor industri, perdagangan, dan investasi yang berkelanjutan.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *