Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Kolaka Utara Fokus Pemerataan Layanan Dasar dan Infrastruktur

Keterangan Gambar : Suasana Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2027

KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Islamic Center Masjid Agung Lasusua, Rabu (29/4/2026) ini dibuka langsung oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH, dan dihadiri unsur pimpinan DPRD, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan.

Mengusung tema “Perluasan Akses dan Pemerataan Pelayanan Dasar serta Penguatan Daya Saing Daerah melalui Digitalisasi dan Konektivitas Infrastruktur,” Musrenbang RKPD 2027 menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan Kabupaten Kolaka Utara untuk tahun mendatang.

Kepala Bappeda Kolaka Utara, Ismail Mustafa, ST, menegaskan bahwa proses penyusunan RKPD tahun 2027 dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat akibat menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pencapaian target pembangunan dalam RPJMD 2025–2029. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan program prioritas, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat.

“Melalui penyusunan program prioritas yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, kami memastikan program wajib dan pelayanan dasar tetap berjalan optimal,” ujar Ismail Mustafa, ST.

Ismail menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan tahunan yang berfungsi menghimpun serta menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa, kecamatan, hingga perangkat daerah.

Ia menambahkan, seluruh program yang dirumuskan harus berbasis data dan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat agar perencanaan pembangunan lebih terarah, realistis, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada pemerataan pelayanan dasar, penguatan daya saing daerah, serta pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.

“Tahun 2027 kita memfokuskan pembangunan pada perluasan akses dan pemerataan pelayanan dasar, penguatan daya saing daerah melalui digitalisasi, pembangunan infrastruktur yang terkoneksi, serta perlindungan sosial yang inklusif,” tegas Bupati.

Ia merinci, sektor pelayanan dasar yang menjadi prioritas meliputi pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, sanitasi, hingga perumahan layak huni, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Di sektor tata kelola pemerintahan, Pemkab juga mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik sebagai langkah meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memperluas peluang pengembangan UMKM dan pemasaran produk unggulan daerah.

Pada bidang infrastruktur, pemerintah menargetkan peningkatan konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan, jembatan, irigasi, jaringan telekomunikasi, serta sarana transportasi.

“Tanpa konektivitas yang memadai, pertumbuhan ekonomi daerah akan terhambat. Infrastruktur adalah tulang punggung pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain itu, penguatan perlindungan sosial bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin, penyandang disabilitas, perempuan, anak-anak, dan lanjut usia juga menjadi perhatian dalam agenda pembangunan tahun 2027.

Bupati turut menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar menyusun program yang berdampak langsung kepada masyarakat dan menghindari kegiatan yang bersifat seremonial semata.

“Setiap program harus terukur, akuntabel, dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.

Sebanyak sekitar 300 peserta mengikuti Musrenbang RKPD 2027 ini. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan program prioritas pembangunan yang realistis, adaptif terhadap kondisi fiskal daerah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kolaka Utara ke depan.

“Dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Kolaka Utara akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *