Prof Zamrun Diminta Jelaskan ke Publik Alasan Belum Dilantiknya Rektor UHO Terpilih

Keterangan Gambar : Pengamat Sultra, La Ode Bariun

KENDARI – Belum dilantiknya Prof Armid hingga saat ini sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari telah memicu banyak pertanyaan dan sejumlah spekulasi di publik Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ditambah lagi dengan diperpanjangnya masa jabatan Prof. Muhammad Zamrun Firihu sebagai Rektor UHO. Seharusnya Prof Armid telah dilantik, namun pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) malah menunjuk Prof Zamrun untuk diperpanjang masa jabatannya. Sehingga hal tersebut menuai banyak tanda tanya, ada apa sebenarnya dibalik ini.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Sulawesi Tenggara Dr. La Ode Bariun ikut menyayangkan sikap Kemdiktisaintek yang malah memperpanjang masa jabatan Prof Zamrun sebagai Rektor UHO. Kata dia, seharusnya pihak Kemdiktisaintek mempercepat pelantikan Prof Armid sebagai Rektor UHO terpilih atau menunjuk pejabat pusat yang duduk sebagai Pelaksana Rektor UHO.

Lanjut Bariun, jika belum dilantiknya Rektor UHO yang baru karena adanya beberapa dugaan catatan masalah, maka seharusnya Kemdiktisaintek tidak menunjuk pejabat dari internal UHO menduduki pucuk pimpinan, namun sebaiknya dari pejabat pusat. Hal ini agar menjaga netralitas dan menyelesaikan segala persoalan yang ada hingga adanya Rektor UHO definitif.

“Maka untuk mengklirkan itu, tentunya tidak boleh pejabatnya dari dalam. Kalau pejabatnya dari dalam maka akan kembali yang sama, itulah harapan kita,” ujar La Ode Bariun saat ditemui di Kota Kendari, Jumat (04/07/2025).

Sebagai kampus terbesar di Sulawesi Tenggara, tambah Bariun, maka Prof Zamrun yang telah diperpanjang masa jabatannya sebaiknya menjelaskan ke publik terkait alasan belum dilantiknya Prof Armid sebagai Rektor UHO terpilih.

“Kita menaruh harapan besar supaya Pak Prof Zamrun tidak mendiamkan ini persoalan-persoalan. Karena di publik ini sekarang menjadi tanda tanya kenapa Rektor yang terpilih belum dilantik, itu tentu harus mendapat suatu penjelasan. Karena ini akan membuat persepsi yang berbeda-beda di kalangan masyarakat,” pungkasnya.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *