KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari bakal menggelar Pemilihan Rektor (Pilrek) untuk periode 2025 – 2029.
Sejumlah figur dan tokoh besar mulai mendaftarkan diri. Selain Prof. Yusuf Sabilu dan Prof. Ruslin, nama lain yang telah mendaftarkan diri berebut kursi Rektor UHO itu yakni Prof. Takdir Saili.
Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si bukan nama baru di Universitas Halu Oleo Kendari. Perjalanan karir dan pengabdiannya di UHO sudah cukup lama. Tentu Prof Takdir Saili telah paham lebih detail seperti apa universitas negeri kenamaan di Sulawesi Tenggara itu. Ini akan menjadi modal besar bagi dirinya jika diamanahkan untuk menjalani roda kepemimpinan di UHO nantinya.
Saat ini Prof Takdir Saili sedang diamanahkan menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Halu Oleo sejak tahun 2021 lalu sampai sekarang. Karirnya dan pengabdiannya di UHO memang terbilang cukup panjang.
Mulai dari sebagai Kepala Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian UHO sejak tahun 2006 sampai tahun 2010. Kemudian ia melanjutkan pengabdian sebagai Ketua Jurusan Peternakan Faperta UHO pada tahun 2010 – 2012.
Tak hanya sampai disitu, atas berbagai dedikasi dan prestasinya Prof Takdir Saili kemudian diamanahkan sebagai Dekan Fakultas Peternakan UHO pada tahun 2012 sampai tahun 2018. Purna sebagai Dekan, ia dipercayakan menjabat menjabat sebagai Ketua Senat Akademik UHO tahun 2018 – 2021. Disaat inilah ia berhasil mengantarkan Prof Zamrun terpilih sebagai Rektor UHO pada tahun 2021.
Atas pencapaian-pencapaian dan dedikasinya tersebut, Prof Takdir Saili selanjutnya diberikan amanah menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Halu Oleo sejak tahun 2021 sampai sekarang.
Selain jabatan-jabatan itu, Prof Takdir Saili juga mewakafkan diri dalam berbagai organisasi dan lembaga. Diantaranya, ia pernah menjabat sebagai Ketua III Pengurus Pusat Asosiasi Reproduksi Hewan Indonesia (ARHI) tahun 2021-2024.
Prof Takdir Saili juga pernah menjadi Konsultan Teknik pada Proyek Proyek Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kabupaten Konawe Selatan, sebuah proyek NSLIC/ NSELRED, BAPPENAS – Pemerintah KanadaKanada pada tahun 2017-2018 lalu. Ia juga pernah dipercayai menjabat Ketua Wilayah Timur Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia pada 2014 – 2018.
Prof Takdir Saili menyelesaikan S1 di Universitas Hasanuddin pada tahun 1992. Kemudian berhasil menyelesaikan pendidikan strata 2 atau magister di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1999. Selanjutnya menyelesaikan program doktoral atau S3 juga di IPB pada tahun 2006.
Laporan: Jumrin

























Pembimbing satu waktu menyelesaikan skripsi, semoga trpilih menjadi rektor pak, Aamiin
Amiiin Yaa Robbal Alamiin. siapapun yg tepilih, semoga yg terpilih nanti adalah rektor terbaik yg mampu membawa UHO menjadi lebih baik lagi.