Pj Bupati Buton Salurkan Bantuan Pangan Beras Nasional

Keterangan Gambar : Pj Bupati Buton, La Ode Mustari Saat Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Nasional ke Warga Wolowa (Sumber: Dinas Kominfo dan Persandian Buton)

BUTON – Setelah melaunching penyaluran Bantuan Pangan Beras Nasional dari Bulog, di Pasarwajo, Pj Bupati Buton kembali melaunching Bantuan Pangan Beras Nasional di Kecamatan Wolowa.

Launching ini dipusatkan di Kantor Desa Wolowa, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Jumat (22/9/2023).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Buton La Ode Mustari menyampaikan, patut disyukuri bahwa Pemerintah Pusat memberikan bantuan pangan nasional ini atas usul Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) yang memiliki data seluruh provinsi, kabupaten, kota, dan desa-desa. Sehingga Kadis Ketahanan melaporkan bahwa ada 500 KK lebih yang akan menjadi rumah tangga sasaran.

“Pemerintah harus terus mengupdate ini terkait jumlah kemiskinan yang ada di daerah dan harus ada penurunan,” ujar Pj. Bupati Buton, La Ode Mustari.

Orang nomor satu di Kabupaten Buton ini berharap, bantuan tersebut dapat menjadi bantuan sosial sekaligus dalam rangka pengendalian inflasi di daerah sehingga harga beras dapat dikendalikan.

Pemberian bantuan ini, lanjut Mustari, diharapkan akan menjadi bantalan sosial. Ini juga akan berimplikasi kepada inflasi, di daerah sudah ada TPID, Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Makanya pemerintah hadir dalam rangka mengendalikan ini, tidak boleh mahal barang tidak boleh juga murah.

“Sehingga tujuan launching ini dalam rangka bisa mengurangi atau menekan kenaikan harga beras. Bantuan ini selama tiga bulan minimal bisa mengurangi harganya,” katanya.

“Oleh karena bapak/ibu sekalian semoga beras ini dapat dimanfaatkan betul-betul bisa bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga kita,” harapnya.

Mantan Camat Betoambari ini juga mengatakan, di Buton ini memiliki banyak jenis makanan pokok yang bisa menjadi alternatif sehingga masyarakat tidak hanya tergantung pada satu jenis makanan pokok.

“Sebenarnya di Buton ini bapak dan ibu sekalian masih banyak bahan makanan yang bisa kita tanam secara mandiri, katakanlah ubi, jagung, saya ini besar karena ubi dan jagung, sehingga kita bisa hidup tanpa nasi dan kita memiliki alternatif pangan pokok,” katanya.

Sumber: Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *