KONAWE KEPULAUAN – Buku adalah jendela dunia. Peribahasa itu berkali-kali diucapkan Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Ir. H. Amrullah, MT saat melakukan peletakan batu bertama Gedung Perpustakaan Daerah yang terletak di Desa Pasir Putih Kecamatan Wawonii Barat.
Acara itu sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kunci 7 (tujuh) perpustakaan desa dan 3 (tiga) pojok baca yang tersebar di sejumlah kecamatan wilayah Konawe Kepulauan.
Dengan membaca buku, kita bisa mendapatkan beragam pengetahuan yang belum diketahui. Sehingga tentu wawasan bisa bertambah. Demikianlah kiranya makna dari adagium buku adalah jendela dunia.
Bupati Konkep sangat serius dalam hal ini. Bukan hanya menghadirkan program beasiswa Wawonii Cerdas, namun mendekatkan buku di tengah-tengah masyarakat juga menjadi bagian dari ikhtiar besar menuju Wawonii Bangkit.
Menurut orang nomor wahid di Konkep itu bahwa, komitmen pemerintah terhadap akselerasi pencapaian pengembangan budaya membaca dan indeks pembangunan literasi untuk membangun masyarakat yang cerdas seiring dan sejalan dengan visi Wawonii Bangkit.
“Ini seiring dengan komitmen kita terhadap daerah yang kita cintai ini sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dengan tagline Wawonii bangkit, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Wawonii,” ujar Amrullah dalam sambutannya saat peletakan batu pertama gedung Perpusda dan penyerahan kunci Perpusdes dan pojok baca beberapa waktu lalu.
Sehingga 7 perpustakaan desa dan 3 pojok baca yang telah dibangun melalui APBD Perubahan tahun 2022 lalu kini siap difungsikan. Para Kepala Desa (Kades) masing-masing telah menerima kunci Perpusdes dan pojok baca tersebut.
Olehnya itu Amrullah menekankan kepada setiap stakeholder dan pihak-pihak terkait agar pro aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya minat baca melalui ketersediaan sarana dan prasarana seperti perpustakaan desa dan pojok baca ini.
“Karena dengan membaca, saya yakin dan percaya akan merubah pola kehidupan dari ketertinggalan menuju kesejahteraan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan, Drs. Danyal, M.Pd menyebut bahwa tujuan dibangunnya perpustakaan desa dan pojok baca ini yaitu untuk menyediakan sarana dan prasarana dalam meningkatkan minat kegemaran membaca masyarakat.
Tujuan lain, lanjut Danyal, untuk meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat. Selain itu, juga untuk mempermudah jangkauan masyarakat dalam mengakses informasi melalui perpustakaan desa atau pojok baca.
“Meski kita berada di desa-desa bahkan di pelosok sekalipun, namun kita tetap bisa mengakses berbagai literatur yang ada. Perpustakaan desa dan pojok baca hadir untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses buku-buku bacaan,” ujar Danyal.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Konkep itu berharap agar masyarakat setempat dapat memanfaatkan dengan baik perpustakaan desa dan pojok baca yang telah disediakan oleh Pemda di beberapa desa. Karena geliat menumbuhkan minat baca ini juga merupakan bagian dari semangat bersama dalam mewujudkan misi besar ‘Wawonii Bangkit’.
“Pojok baca hadir di desa juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Wawonii Bangkit,” tutupnya.
Untuk diketahui, 7 perpustakaan desa dan 3 pojok baca yang telah dibangun Pemda Konkep melalui APBD Perubahan tahun 2022 lalu yakni sebagai berikut.
- Perpustakaan Desa Kekea
- Perpustakaan Desa Laywo Jaya
- Perpustakaan Desa Lawey
- Perpustakaan Desa Rawa Indah
- Perpustakaan Desa Lantula
- Perpustakaan Desa Mata Buranga
- Perpustakaan Desa Watu Ondo
- Pojok Baca Desa Sinaulu Jaya
- Pojok Baca Desa Wawo Indah
- Pojok Baca Desa Tangkobuno
Laporan: Jarman






















Tinggalkan Balasan