BUTON SELATAN – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Buton Selatan (Busel) kini mulai dikenal publik dan dilirik sejumlah wisatawan, termasuk permandian kolam air tawar.
Permandian kolam air tawar ini terletak di Desa Watiginanda Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawsi Tenggara (Sultra). Destinasi wisata ini makin ramai dikunjungi warga baik lokal Buton Selatan, maupun pengunjung dari kabupaten lain.
Yang menarik, permandian kolam air tawar Watiginanda ini kerap kali digunakan untuk turnamen polo air dan lomba renang. Sehingga atraksi wisata sangat terlihat dan tampak ramai pengunjung.
Rencananya, di pertengahan Bulan Juni tahun ini turnamen polo air dan lomba renang akan kembali digelar. Sejumlah persiapan telah dirancang. “Kami merencanakan open turnamen ini akan dibuka mulai tanggal 20 Juni 2022, dan acara puncaknya tanggal 2 Juli,” ungkap Kepala Desa Watiginanda, La Bani, SIP kepada Potretsultra.com, Sabtu (11/6/2022).
Selain turnamen polo air dan lomba renang, lanjut La Bani, kegiatan yang merupakan rangkaian dari acara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Watiginanda ke 11 ini juga akan menggelar lomba kesenian dan kerohanian.
Untuk lomba renang, akan dibuka untuk peserta tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK. Sampai saat ini, panitia masih membuka pendaftaran sampai tanggal 18 Juni 2022.
“Peserta yang diundang untuk lomba renang ini yaitu siswa-siswa dari SD, SMP, dan SMA di wilayah Kecamatan Sampolawa, Kecamatan Batauga, dan Kecamatan Lapandewa,” bebernya.
Sedangkan untuk turnamen polo air, kata La Bani, peserta lomba selain dari siswa jenjang SD, SMP, maupun SMA, juga dibuka untuk peserta dari kategori umum.
“Semua ini dilakukan sebagai strategi untuk mempromosikan wisata kolam permandian air tawar Desa Watiginanda. Kemudian untuk memperkenalkan sekaligus memberikan minat dan bakat olahraga air kepada generasi muda, dengan harapan semoga kedepan ada yang berprestasi dan membawa harum nama daerah,” jelasnya.
Penyelenggara kegiatan turnamen memperingati HUT ke 11 Desa Watiginanda ini, tambah La Bani, yakni panitia yang dibentuk oleh Pemerintah Desa Watiginanda yang berasal dari generasi muda desa. Karena tahun ini bersamaan dengan KKN UHO, sehingga para mahasiswa tersebut ikut dilibatkan dalam kepanitiaan.
Saat ditanyai terkait keterlibatan dan peran serta warga desa, La Bani menjelaskan bahwa turnamen ini akan berdampak besar terhadap perputaran ekonomi warga desa bagi para pelaku UMKM selama kegiatan dilaksanakan. Jika berkaca pada turnamen sebelumnya, antusias warga untuk menyaksikan turnamen ini sangat besar.
“Antusias penonton kalua melihat tahun lalu, setiap hari areal kolam selalu penuh dan diperkirakan mencapai di atas 300 penonton tiap harinya,” katanya.
Melalui turnamen lomba renang dan lomba polo air ini, Kades Watiginanda ini berharap dapat memperkenalkan atau mempromosikan wisata kolam permandian air tawar tepi pantai desa watiginanda lebih luas lagi. Selain itu juga perlu diketahui masyarakat luas bahwa kolam permandian ini bukan saja sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai sarana olahraga air di kawasan Kepulauan Buton.
La Bani juga terus memberikan semangat dan support kepada generasi muda Desa Watiginanda khususnya pengelola wisata untuk terus bersama pemerintah desa dalam pengembangan wisata kolam untuk menjadi destinasi wisata yang maju. Sehingga akan menarik wisatawan untuk berkunjung di Desa Watiginanda dan membuat perekonomian desa dari sektor wisata terus meningkat.
“Semoga ada perhatian pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat untuk memberikan bantuan dana dalam pengembangan infrastruktur di areal wisata,” tutupnya.
Laporan: Jarman






















Tinggalkan Balasan