Tak Hanya Pantai dan Air Terjun, Konkep Juga Miliki Wisata Air Panas

Keterangan Gambar : Wisata Air Panas Wungkolo (Foto: IST)

Potretsultra

KONKEP – Alam Pulau Wawonii memang benar-benar memikat para pengunjung. Sejumlah objek wisata di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini menyimpan panorama yang memukau.

Pantai Kampa di Wawonii Barat menawarkan alam pantai bak wisata Bali dengan aneka keindahan lainnya. Air Terjun Tumburano di Wawonii Utara juga tak kalah saing. Selain memberi alam yang menarik dipandang, ada cerita rakyat yang juga menarik didengar dibalik kisah Air Terjun Tumburano. Begitu pun dengan Kali Mosolo di Wawonii Tenggara, yang menawarkan kejernihan air biru enak dipandang.

Wawonii Selatan pun menawarkan spot wisata unggulannya. Gunung Wungkolo dan Air Panas Wungkolo Kecamatan Wawonii Selatan tentu tak kalah menarik. Banyak para wisatawan yang berkunjung disini yang selalu pulang membawa cerita menarik tentang keindahan alamnya dan air panasnya yang memukau.

Panorama Alam Gunung Wungkolo (Foto: IST)

Seperti yang dilakukan oleh Himpunan Kreativitas Anak Wawonii (HAKANII), KAPALA Wawonii (Kerabat Pemerhati Alam Wawonii) dan GRACIAL (Gabungan Remaja Cinta Alam Langara) ini yang berkunjung ke Gunung Wungkolo dan Air Panas Wungkolo. Para anak milenial Konkep tersebut memanfaatkan dua hari untuk mengunjungi objek wisata unggulan Kecamatan Wawonii Sealatan itu.

Pada Sabtu (8/6/2019) tepatnya Pukul 10.30 Wita, HAKANII, KAPALA Wawonii, dan GRACIAL berkunjung ke Gunung Wungkolo. Mereka terdiri atas 17 pengunjung yang dipimpin oleh Riqo sebagai Koordinator Lapangan (Korlap). Kata Riqo, anak-anak muda Wawonii itu sengaja melakukan agenda kunjungan wisata ini untuk menikmati keindahan alam Gunung Wungkolo dan Air Panas Wungkolo yang menjadi wisata unggulan Konkep ini.

Potretsultra

“Sengaja kami berangkat dengan tema Publikasi Objek Wisata Air Panas dan Gunung di Desa Wungkolo Kecamatan Wawonii Selatan,” ujar Riqo saat dihubungi Potretsultra.com, Senin (11/6/2019).

Perjalanan dari Desa Wungkolo menuju Gunung Wungkolo, lanjut Riqo, menghabiskan waktu selama dua jam. Usai mengunjungi Gunung Wungkolo selama seharian, para wisatawan itu berkemah di sekitaran Gunung Wungkolo untuk menikmati pemandangan alamnya disaat malam hari.

Esoknya Minggu (10/6/2019), tambah Riqo, pihaknya melanjutkan perjalanan menuju Air Panas Wungkolo. Namun dalam perjalannya menuju wisata Air Panas Wungkolo, kata Riqo, yang berangkat hanya 12 wisatawan saja. Sedangkan lima wisatawan lainnya terpaksa tidak melanjutkan perjalanan karena untuk menjaga perkemahan.

Wisatawan Saat Berkunjung ke Gunung Wungkolo (Foto: IST)

“Untuk 5 orang sengaja tidak berangkat karena bertugas menjaga kemah,” jelasnya.

Para wisatawan itu, menurut Riqo, pada Pukul 13.00 Wita kembali ke Kecamatan Wawonii Barat dan meninggalkan Desa Wungkolo Kecamatan Wawonii Sealatan.

Untuk diketahui, 17 wisatawan yang berkunjung ke Gunung Wungkolo dan wisata Air Panas Wungkolo itu terdiri dari Riqo sebagai Korlap, Amal, Iskandar, Muhammad Mursyid, Muhammad Arwan, Depri, Lamera, Midzan, Alam, Sutamin P, Rega, Febri, Abdillah, Muayudin, Rendi, Iwan Saputra, dan Mualim.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *