Serius Maju Pilkada Wakatobi, WON Gencar Sosialisasi

Keterangan Gambar : Bakal Calon Bupati Wakatobi, Wa Ode Nurhayati (Foto: IST)

WAKATOBI – Arena perebutan kursi bupati di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) makin menarik dengan kehadiran Wa Ode Nurhayati atau akrab dengan sapaan WON.

WON hadir di Kabupaten Wakatobi dengan membawa sejumlah program yang relevan dan menarik. Saat ini, Ketua DPW Partai Hanura Sulawesi Tenggara itu makin intens melakukan sosialisasi di sejumlah wilayah di Wakatobi.

“Alhamdulillah konsolidasi maksimal, Insya Allah sampai detik ini, blm ada halangan berarti,” ucap WON kepada Potretsultra.com, pada Kamis (12/12/2019).

Sejauh ini, WON telah membangun komunikasi politik ke beberapa partai untuk memuluskan hajatan politiknya di Pilkada Wakatobi pada 23 September 2020 mendatang. “Insya Allah PDIP, Hanura, PAN, Demokrat,” ungkapnya.

Mantan anggota DPR RI ini mengaku, tanggapan sejumlah warga Wakatobi yang ditemuinya sangat antusias dan mendukung Wa Ode Nurhayati bertarung dan duduk di kursi 01 Wakatobi. Bahkan, kata dia, sejauh ini tak ada warga yang bertanya dan mempersoalkan dirinya sebagai mantan Nara Pidana (Napi) koruptor.

“Tanggapan masyarakat Alhamdulillah antusias, tidak ada satupun yg bertanya tentang mantan Napi korupsi,” jelasnya.

“Itu hanya ada di kalangan aktivis, meminta penjelasan dan sudah saya jelaskan, bahwa kalo soal tuduhan mencuri, saya tidak mencuri, buktinya putusan MA mengembalikan uang saya yang disita sebesar Rp 10 Miliar dan memulihkan bahwa di rekening saya tidak ada hasil mencuri,” sambungnya.

Jika diamanahi duduk sebagai Bupati di Wakatobi, beber WON, dirinya akal nenjalankan program-program diantaranya yang sejalan dengan program nasional. Seperti posisi Wakatobi sebagai 10 top destinasi.

“Saya meletakkan dasar maksimalisasi di sektor pariwisata, dalam hal ini termasuk menyiapkan masyarakat Wakatobi dengan semua identitas kulturnya dalam bingkai pariwisata,” terangnya.

Di sektor kelautan, tambah WON, juga sejalan dengan program nasional. Karena Wakatobi termasuk kabupaten berciri kepulauan. Sehingga WON bakal menghadirkan desa digital.

“Didalamnya akan ada desa digital, agar akses informasi dari desa cepat terpublikasi dan potensi desa tidak terabaikan, apalagi masing-masing desa punya dana desa,” tambahnya.

“Di bidang politik dan hukum, semua institusi terkait, akan saya minta membantu Pemda dalam hal pendampingan dan sosialisasi pada masyarakat dari desa ke desa, tentang kesadaran berbangsa dan bernegara yang taat hukum,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *