Sambut Pemekaran Kepton, KMIB Diwacanakan Kembali Aktif

Keterangan Gambar : Ketua FKP Buton, Muhammad Risman

Potretsultra

BUTON – Wacana kembali mengatifkan Kesatuan Mahasiswa Indonesia Buton (KMIB) dinilai sebagai langkah tepat dalam menghadapi momentum pembentukan provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Hal ini dikatakan oleh Ketua Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Buton, Muhammad Risman. Menurutnya, organisasi KMIB ini merupakan paguyuban yang dibentuk sebagai wadah silahturahmi antara mahasiswa. Tetapi semangatnya sangat diharapkan menjadi pemersatu dalam mewujudkan cita-cita lahirnya Daerah Otonomi Baru Provinsi Kepton.

“KMIB merupakan langkah tepat untuk mendiskusikan tentang Kepton karena banyak pengurus KMIB telah menjadi orang penting di Sultra,” ujar Risman via selulernya, Sabtu (28/12/2019).

Ia mencontohkan, La Ode Suryono atau akrab dengan sapaan Bang Jhon selaku mantan Ketua Umum KMIB di periode ke VI yang kini sedang menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra. Selain itu, ada pula Suwandi Andi mantan Ketum KMIB Periode ke V yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sultra.

“Ada Bang Jhon, Ketua Umum KMIB saat ini sebagai Dirut Perumda Sultra, selain itu ada Pak Suwandi, anggota DPRD Sultra dan masih banyak lainnya berprofesi birokrasi, akademisi yang tersebar di seluruh daerah dan lain sebagainnya,” jelasnya.

Organisasi yang dibentuk sebelum Kabupaten Buton dimekarkan dalam beberapa daerah, lanjut Risman, KMIB sangat berperan dalam pengambilan keputusan di kampus misalkan perebutan ketua-ketua jurusan maupun pemilihan senat mahasiswa tingkat fakultas atau universitas.

“Itu teruji pada masa aktifnya tahun 90-an,
dan bisa ditanyakan bagaimana peran KMIB pada masa aktifnya dalam menentukan arah kebijakan mahasiswa di kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari,” terangnya.

Sekarang, kata Risman, KMIB tinggal nama setelah Kabupaten Buton dimekarkan dalam beberapa daerah adminstrasi. Dulunya, Baubau sebagai ibukota Kabupaten Buton telah menjadi daerah otonom Kota Baubau. Ibukota Kabupaten Buton dipindahkan di Pasarwajo kemudian daerah pemekaran lainnya Wakatobi, Buton Selatan, Buton Tengah dan Bombana.

Sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemuda Buton, Risman berharap wacana aktifkan kembali KMIB benar-benar menjadi perekat kekuatan terwujudnya Kepton. Sehingga diperlukan kebersamaan seperti bersatu saling mendukung saat masih aktif di kampus agar dapat diaktualisasikan dalam mewujudkan Kepton.

“Itu Harapan saya kepada senior-senior KMIB sekarang. Apalagi persoalan Kepton, sudah dibahas dalam RDPU Komisi II DPR-RI bersama tim pemekaran daerah belum lama ini. Jadi itu merupakan hal yang baik,” ucapnya.

Untuk diketahui cakupan wilayah daerah otonom Kepton meliputi, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Buton Selatan.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *