Sambangi Kantor BI Sultra, Bahtra Banong: Sektor Pangan Perlu Diberi Pendampingan

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, Bahtra Banong Berpose Bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Doni Septadijaya

KENDARI – Anggota DPR RI Komisi XI, Bahtra Banong melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (14/7/2022).

Kedatangan Bahtra Banong bersama rombongannya, disambut hangat oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Doni Septadijaya.

Di hadapan Anggota DPR RI tersebut, Doni Septadijaya memaparkan berbagai hal. Diantaranya terkait percepatan digitalisasi daerah, isu strategis sistem pembayaran terkait penyaluran Bansos non tunai, dan mengenai pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

“Bank Indonesia di Sultra saat ini mendorong UMKM sebagai sumber pertumbuhan baru ekonomi,” ungkap Doni.

Lanjut Doni, saat ini BI Perwakilan Sultra juga sedang melakukan pengembangan ekonomi syariah melalui pemberdayaan ekonomi di 18 pesantren. Sejumlah pesantren tersebut menjadi klaster binaan Bank Indonesia.

“Pesantren binaan ada di Buton Tengah, Kolaka Timur, Konawe, dan di Kota Kendari,” katanya.

Doni Septadijaya juga menjelaskan terkait isu strategi inflasi di Sultra. Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan dalam pengendalian inflasi dan peningkatan ekonomi daerah se Sultra.

“Berbagai strategi yang kita lakukan yakni peningkatan produksi cabai merah dan bawang merah, hilirasasi pengolahan komoditas kelapa, pemanfaatan aspal buton dalam rangka pengendalian inflasi, dan potensi pengembangan ekonomi hijau di wakatobi,” jelasnya.

“Yang jelasnya, lebih dari 50 persen pembinaan dan upaya kami dalam pengendalian inflasi itu terkait sektor pangan,” tambahnya.

Menanggapi pemaparan dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sultra, Anggota DPR RI Bahtra Banong menegaskan pentingnya pendampingan khusus atau pembinaan di sektor ketahanan pangan. Apalagi tren dunia saat ini ada beberapa negara yang mengalami krisis ekonomi.

“Saya lihat sudah cukup baik, potensi lain juga perlu dikembangkan seperti potensi kita di sektor pertanian. Apalagi beberapa negara saat ini mengalami krisis. Sehingga penting BI kedepan tidak hanya fokus UMKM, tapi juga sektor pangan yang terus dilakukan pembinaan,” terangnya.

Politisi muda Partai Gerindra itu mengakui bahwa meski pertumbuhan ekonomi di Sultra menunjukan tren yang positif. Namun tetap Sumber Daya Manusia (SDM) terus dilakukan pendampingan. Ia juga menyinggung soal infrastruktur belum memadai yang perlu menjadi perhatian. Sehingga sinergi dan koordinasi harus terus tetap terbangun.

“Semga ini terus berlanjut dan bisa bersinergi, kita akan selalu berkoordinasi,” tutupnya.

Laporan: Jubirman

 

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *